Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Potensi Besar Ekonomi Kreatif Nasional

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Optimalkan Potensi Besar Ekonomi Kreatif Nasional Doc: Dok. Kemenekraf
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya

Pada 2022, ekonomi kreatif menyumbang sekitar 7,8 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, dengan nilai lebih dari 1.300 triliun rupiah.

Sektor ini menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja, khususnya di bidang kuliner, fesyen, dan kriya. Ekspor ekonomi kreatif mencapai lebih dari 200 triliun rupiah, dengan produk unggulan seperti batik, kerajinan tangan, dan animasi.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengembangan dan langkah-langkah optimalisasi sektor ekonomi kreatif olehpemerintah, berikut perbincangan Reporter Koran Jakarta, Muhammad Zaki Alatas dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya di beberapa kesempatan belum lama ini.

Sebagai nahkoda baru, kira-kira ekonomi kreatif di Indonesia akan dibawa kemana?

Sebagai pembantu Presiden, kami telah memegang acuan yang namanya Asta Cita. Dari sanalah kami mencobamengimplementasikan program quick wins yang dijalankan Kementerian Ekonomi Kreatif/bBadan Ekonomi Kreatif dalam upaya mendorong peran sektor ekonomi kreatif sebagai New Engine of Growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Bagaimana dengan rencana kerja?

Terkait rencana kerja mencakup quick wins dan program unggulan, kami memilih program quick wins berdasarkan Asta Cita, mendukung pencapaian quick wins pemerintah, dan memiliki dampak sosial dan ekonomi yang tinggi.

Beberapa program quick wins yang telah dijalankan di antaranya penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Kementerian Dalam Negeri dalam upaya mendorong pengembangan ekonomi kreatif dari daerah. Dan SKB ini menjadi panduan untuk pembentukan dinas ekonomi kreatif di daerah.

Selanjutnya?

Berikutnya adalah implementasi inkubasi ekonomi kreatif di kawasan food estate yang telah dijalankan di Merauke, Papua Selatan. Inkubasi ini memberikan dukungan bagi para pelaku ekraf yang bergerak di bidang pangan, kerajinan dan produk turunan hasil pertanian yang salah satunya ditujukan untuk menjamin stabilitas sosial. Kami juga melakukan engagement dengan komunitas ekonomi kreatif. Di antaranya dengan komunitas composer, asosiasi event organizer, ikatan manajer artis, dan pemangku kepentingan lainnya.

Apakah sudah ada contohnya?

Ada, untuk program pengembangan desa kreatif, Kemeneraf telah melakukan dua kegiatan yang berlangsung di Aceh serta Riau. Di Aceh, kegiatannya mengusung tema green creative. Sementara di Riau, tepatnya di Desa Kreatif Pelalawan, Kemenekraf menghadirkan kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas literasi keuangan untuk mendorong penguatan rantai nilai ekonomi kreatif yang ramah lingkungan.

Program quick wins lain yang telah diimplementasikan adalah pengembangan kapasitas santri kreatif. Engagement lainnya yang juga kami lakukan adalah dengan para konten kreator yang menghasilkan inisiasi pembentukan asosiasi kreator konten

Seberapa besar potensi ekonomi kreatif di Indonesia?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.