Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Tetapkan 15 Provinsi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kreatif, Sumbar Termasuk

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 10:01 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Tetapkan 15 Provinsi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kreatif, Sumbar Termasuk Doc: ANTARA
Ket. Menekraf Teuku Riefky Harsya

PADANG - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan Sumatera Barat (Sumbar) bersama 14 provinsi lainnya di Indonesia masuk dalam skala prioritas pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) selama lima tahun ke depan.

"Presiden Prabowo melalui RPJMN telah menetapkan 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif, salah satunya Sumatera Barat," kata Menekraf Teuku Riefky Harsya, di Kota Padang, Sabtu, dalam kunjungan kerjanya ke Ranah Minang, salah satunya menghadiri Indonesia Creative City Network (ICCN).

Teuku Riefky mengatakan penetapan Sumbar bersama provinsi lainnya sebagai prioritas pengembangan ekraf selama lima tahun ke depan setelah melalui kajian dan pertimbangan yang matang.

Ranah Minang dan provinsi lainnya dinilai memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan aspek ekraf, sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di tanah air terutama untuk lima tahun ke depan.

Menurut Menekraf, sebuah daerah yang memiliki akar kebudayaan yang kuat kemudian turunannya dipadukan dengan inovasi dan teknologi digital, maka bisa menciptakan ekonomi kreatif.

"Nah, kami melihat peluang Sumatera Barat juga bisa menjadikan industri kreatif menjadi salah satu mesin ekonomi daerahnya," kata dia lagi.

Meskipun demikian, ia menggarisbawahi pentingnya pelaku usaha ekonomi kreatif, pemerintah daerah dan pihak lainnya untuk memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan. Sebab, untuk menembus pasar global, maka banyak syarat yang wajib dipenuhi salah satunya terkait kualitas.

"Agar produk ekonomi kreatif Sumatera Barat itu bisa bersaing di pasar internasional, maka butuh kerja sama dengan pemerintah daerah, ICCN, asosiasi dan lainnya," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata dia lagi, perguruan tinggi hingga media massa juga harus dilibatkan agar berbagai macam produk ekonomi kreatif yang dihasilkan bisa diterima di kancah global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.