Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Pejabat Depok Studi Banding ke Medan

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 03:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Pejabat Depok Studi Banding ke Medan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan
Ket. Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan (kanan) menerima cindera mata dari Pj Sekda Kota Depok Nina Suzanadi Medan, Kamis (6/2).

DEPOK – Seperti pada umumnya, dibungkus, studi banding, maka para pejabat Pemerintah Kota Depok jalan-jalan ke Medan. Uniknya, mereka hanya ingin belajar mengelola kendaraan. Padahal era sekarang semua ada di internet, tinggal mencari.

“Pemkot Depok juga ingin mempelajari tugas dan fungsi bagian umum Setda Kota Medan atas fasilitas pimpinan,” ucap Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Ferri Ichsan, Kamis, (6/2). Ferri berharap melalui pertemuan ini dapat saling berbagi pengalaman, inovasi dan terobosan masing-masing pemerintah daerah.

Pemkot Medan terus mengoptimalkan pemanfaatan aset dengan total nilai 30,49 triliun. Ini terdiri atas tanah 28,2 triliun dan bangunan 2,29 triliun. Pemkot Medan berupaya mengoptimalkan dan mewujudkan tertib hukum hak atas aset tanah yang dimiliki melalui proses hukum yang diselamatkan sebesar 363,7 miliar pada tahun 2023.

“Saya berharap pertemuan ini membawa manfaat besar kedua daerah, sehingga pelayanan kepada pimpinan dan masyarakat berjalan optimal,” kata Ferri. Dia juga menerangkan bahwa di masa kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution, Pemkot Medan terus melakukan pembangunan secara intens.

Pembangunan yang dilakukan saat ini, di antaranya proyek jalan layang di depan Stasiun Kereta Api hingga Urban Community Park Kebun Bunga yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat. “Kami yakin pembangunan yang dilakukan Wali Kota Medan demi kepentingan masyarakat, “ujar Ferri. Dia juga berharap Pemkot Depok dapat membawa yang baik dari Pemkot Medan.

Pj Sekda Kota Depok, Nina Suzana, menjelaskan, tujuan studi banding untuk mengetahui cara Pemkot Medan menata aset, khususnya terhadap kendaraan. Unik juga untuk mengurus kendaraan harus belajar jauh ke Medan. Bukannya, Depok dekat Jakarta, yang tentunya jauh lebih maju dari Medan.

Namun, menurut Nina, rombongannya ke Medan karena Pemkot Medan memiliki pendapatan asli daerah lebih besar. Dalih ini juga kurang ­jelas. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
PBSI Lakukan Penataan di Sk...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Strawberry Moon 2026 Muncul 29 Juni, Ini Asal-usul Nama dan Waktu Terbaik Melihatnya

Strawberry Moon 2026 Muncul 29 Juni, Ini Asal-usul Nama dan Waktu Terbaik Melihatnya

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.