Kontroversi Elpiji 3 Kg, Wakil Ketua MPR Usul Subsidi Barang Dialihkan Jadi Subsidi Langsung
📅 Jumat, 07 Feb 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: MPR RI
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengusulkan kepada pemerintah untuk mengalihkan pola subsidi yang selama ini diberikan berupa barang, khususnya elpiji 3 kilogram, diubah dengan subsidi yang diberikan langsung kepada masyarakat.
Dia pun mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi masalah subsidi energi demi mencapai visi ketahanan energi di masa mendatang. Dengan begitu, menurut dia, subsidi energi perlu diganti dengan subsidi berupa dana.
"Artinya, mereka yang terdaftar dalam Daftar Terpadu Kementerian Sosial (DTKS) akan menerima subsidi secara langsung melalui transfer atau mekanisme penyerahan dana lainnya untuk membeli elpiji subsidi setiap bulan," kata Eddy di Jakarta, Jumat (7/2).
Pada awalnya, elpiji 3 kg bersubsidi itu ditujukan untuk masyarakat miskin atau pra sejahtera. Namun kini justru penggunaannya meluas hingga ke rumah tangga kelas menengah, bahkan kafe dan restoran.
"Bagian ini yang harus dibenahi bersama," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai contoh, dia menjelaskan jika subsidi pemerintah di dalam satu tabung elpiji 3 kg adalah Rp33 ribu dan setiap kepala keluarga menggunakan 3 tabung per bulan maka bagi penerima subsidi akan mendapatkan Rp99 ribu secara tunai dari pemerintah.
"Jika mekanisme ini berjalan, hanya akan ada satu harga elpiji 3 kg di pasaran yang merupakan harga eceran tetap sesuai ketetapan regulator dan Pertamina," kata dia.
Maka dari itu, dia mengatakan bahwa pemberian subsidi tepat sasaran akan mengedepankan asas keadilan bagi masyarakat sekaligus meringankan beban APBN. Pembenahan itu pun bakal sejalan dengan momentum penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita tentu memahami bahwa pembiayaan program pemerintah Prabowo-Gibran tidak selalu dari peningkatan pendapatan negara, namun juga dari penghematan anggaran, khususnya melalui pemberian dan distribusi subsidi tepat sasaran," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!