Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen Upayakan Ketersediaan Bahan Bacaan Mudah dan Murah

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 21:57 WIB | Oleh:
Mendikdasmen Upayakan Ketersediaan Bahan Bacaan Mudah dan Murah Doc: Foto tangkapan layar Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2025, di Jakarta, Rabu (5/2).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan pihaknya mengupayakan ketersediaan bahan bacaan mudah dan murah. Menurutnya hal tersebut penting untuk meningkatkan kecakapan literasi masyarakat.

“Kita bisa melakukan gerakan ini tentu dengan berbagai macam cara agar bahan bacaan itu bisa diakses di mana-mana dan didistribusikan dengan ke berbagai pihak dengan biaya yang tidak terlalu mahal,” ujar Mu’ti, dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan Tahun 2025, di Jakarta, Rabu (5/2).

Dia menjelaskan, penyediaan bahan bacaan tidak cukup hanya versi cetak, tapi juga dalam bentuk digital. Menurutnya, hal tersebut penting untuk memudahkan masyarakat terhadap akses bacaan.

Mu’ti melanjutkan, saat ini teknologi digital melahirkan budaya baru di masyarakat, termasuk dalam proses membaca. Menurutnya, proses tersebut memiliki sisi negatif karena masyarakat cenderung memahami informasi tidak komprehensif.

“Saat ini ada gejala scroll society, masyarakat yang lebih banyak membaca dari gawai, dari judul dan scroll saja. Kadang-kadang dari judul saja sudah diambil kesimpulan isinya apa,” jelasnya.

Dia menekankan, selain memastikan ketersediaan bahan bacaan, mutu dari bahan bacaan tersebut juga penting. Menurutnya, bacaan bermutu mampu menumbuhkan budaya literasi di masyarakat.

“Bacaan bermutu menjadi penting agar minat baca tumbuh dan budaya membaca terus berkembang di masyarakat,” terangnya.

Mu’ti mengajak seluruh pihak bekerja sama dalam memastikan ketersediaan bahan bacaan bagi masyarakat. Dengan kolaborasi, lanjut dia, akan banyak langkah strategis dalam proses peningkatan literasi.

“Seberapapun dana yang kita miliki itu tidak pernah cukup kalau kita bekerja sendiri dan tidak bersinergi dengan masyarakat,” tuturnya.

Mendikdasmen menyebut, dalam membangun peradaban bangsa Indonesia maka semua pihak terkait harus mendorong peningkatan budaya baca sebab bangsa yang cerdas itu memiliki kebiasaan membaca. Literasi membantu manusia untuk memahami dunia dengan lebih baik dan kritis, meningkatkan kesejahteraan melalui pekerjaan yang lebih baik, serta membantu masyarakat dengan berbagi ilmu dan membangun perubahan positif.

"Literasi bukan sekadar melek aksara melainkan juga mencakup aktivitas untuk memahami apa yang dibaca dan menelaah berbagai hal sebagai bagian dari proses literasi yang terbuka," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.