Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Batik Pekalongan Tampilkan Koleksi Batik Perpaduan Budaya Nusantara-Tionghoa

📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 15:41 WIB | Oleh:
Museum Batik Pekalongan Tampilkan Koleksi Batik Perpaduan Budaya Nusantara-Tionghoa Doc: ANTARA
Ket. Pengunjung melihat koleksi batik yang dipamerkan di Museum Batik Pekalongan, di Pekalongan, Jawa Tengah, belum lama ini.

PEKALONGAN - Museum Batik Pekalongan di Jawa Tengah menampilkan 20 koleksi batik pilihan dalam pameran spesial bertajuk Lunar Festival yang berlangsung selama satu bulan pada Februari 2025.

Kepala Museum Batik Pekalongan Nurhayati Sinaga, di Pekalongan, Sabtu (1/2), mengatakan bahwa pameran 20 koleksi batik pilihan ini mencerminkan perpaduan budaya Nusantara dan Tionghoa.

"Pengaruh budaya Tionghoa dalam batik bukan sekadar estetika, tetapi juga memiliki makna filosofis yang mendalam. Interaksi antara budaya Tionghoa dan Nusantara telah melahirkan berbagai bentuk akulturasi salah satunya dalam motif batik," katanya pula.

Menurut dia, pada pameran bertajuk Lunar Festival ini untuk mengangkat keberagaman tersebut dan mengedukasi masyarakat bahwa batik adalah seni yang terus berkembang serta menyerap berbagai pengaruh budaya.

Pada pameran itu, kata dia lagi, pengunjung dapat melihat corak batik-batik khas yang memiliki unsur budaya Tionghoa yang ditandai dengan beberapa karakteristik utama seperti motif hewan mitologi.

"Demikian pula pada ornamen khas Tiongkok seperti awan, bunga teratai, serta simbol keberuntungan, warna cerah terutama biru dan merah," katanya.

Nurhayati mengatakan batik adalah ekspresi jiwa yaitu setiap motif dan warna memiliki filosofi tersendiri.

Koleksi batik yang dipamerkan tersebut, kata dia, berasal dari berbagai pecinta dan kolektor batik yang peduli terhadap pelestarian budaya.

"Hal itu menunjukkan bahwa batik adalah warisan budaya yang terus hidup dan berkembang. Setelah pameran ini, kami akan melanjutkan program pameran bertema dengan menghadirkan Ramadhan Festival yang akan menampilkan koleksi batik mencerminkan pengaruh budaya Islam," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Pasang Badan Tola...

Wonosobo Andalkan Dieng Caldera Race untuk Promosi Wisata

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Wonosobo Andalkan Dieng Cal...

Cermati Bahaya Tekanan Darah Tinggi dalam Waktu ke Depan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Bahaya Tekanan Dara...

Ada yang Tahu Jumlah Cagar Budaya Secara Nasional?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Ada yang Tahu Jumlah Cagar ...
Megapolitan
Suara Rakyat Tetap Jadi Lan...
Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

Kasus Tukiyem, Dukcapil Kota Bengkulu sebut Proses KK Memenuhi Syarat

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.