Trump Tandatangani Perintah Eksekutif Singkirkan 'Ideologi Transgender' dari Militer
📅 Selasa, 28 Jan 2025, 14:51 WIB | Oleh: Lili LestariNamun pemerintahan Trump yang pertama menundanya hingga tahun 2018 sebelum memutuskan untuk membatalkan kebijakan tersebut sepenuhnya, sehingga memicu kritik dari kelompok hak asasi manusia.
Penerus Trump dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengambil tindakan untuk mencabut pembatasan tersebut hanya beberapa hari setelah ia menjabat pada tahun 2021, dengan mengatakan bahwa semua orang Amerika yang memenuhi syarat untuk bertugas harus dapat melakukan hal tersebut.
Meskipun jumlah pasukan transgender di militer AS cukup kecil, sekitar 15.000 dari lebih dari dua juta anggota militer berseragam, pemecatan mereka akan mengurangi jumlah pasukan AS pada saat negara tersebut sudah menghadapi kesulitan dalam merekrut personel baru. .
Menteri Pertahanan masa pemerintahan Biden, Lloyd Austin, mengkritik rencana Trump dalam pidato perpisahannya awal bulan ini. "Setiap militer yang menolak patriot yang memenuhi syarat dan ingin mengabdi hanya akan menjadikan dirinya semakin kecil dan lemah," katanya
Sebaiknya Anda baca juga:
Isu transgender telah mendominasi politik AS dalam beberapa tahun terakhir, karena negara-negara bagian yang dikuasai oleh Partai Demokrat dan Republik telah mengambil kebijakan yang berlawanan arah, mulai dari perawatan medis hingga buku-buku tentang topik tersebut yang boleh disimpan di perpustakaan umum atau sekolah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!