Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paul McCartney Tolak Perubahan UU Hak Cipta Terkait 'AI' di Inggris

📅 Senin, 27 Jan 2025, 18:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paul McCartney Tolak Perubahan UU Hak Cipta Terkait 'AI' di Inggris Doc: Instagram @paulmccartney
Ket. Paul McCartney

JAKARTA - Musisi Inggris, Paul McCartney, menentang usul perubahan undang-undang hak cipta di negaranya yang akan memungkinkan perusahaan teknologi menggunakan karya kreator untuk melatih model kecerdasan artifisial (AI).

Menurut siaran Billboard, pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan kebijakan yang akan memungkinkan perusahaan teknologi menggunakan karya kreator untuk melatih model AI, kecuali kreator secara khusus memilih untuk tidak ikut serta.

Dalam wawancara dengan BBC yang ditayangkan pada Minggu (26/1), mantan personel Beatles berusia 82 tahun itu memperingatkan bahwa usul tersebut bisa "merampok" seniman dan menyebabkan hilangnya kreativitas.

"Ada pria dan perempuan muda yang muncul, dan mereka menulis lagu yang indah, dan mereka tidak memilikinya, dan mereka tidak ada hubungannya dengan itu. Dan siapa pun yang menginginkannya dapat merampasnya," kata McCartney.

"Sebenarnya, uang itu akan mengalir ke suatu tempat. Seseorang dibayar, jadi mengapa tidak orang yang duduk dan menulis Yesterday?" ia menambahkan.

Pemerintahan Partai Buruh Inggris telah menyatakan ambisi mereka untuk menjadikan Inggris sebagai pemimpin global dalam bidang AI.

Menurut warta Associated Press, pemerintah Inggris pada Desember 2024 mengadakan konsultasi untuk menjajaki bagaimana aturan hak cipta dapat memungkinkan kreator dan pemegang hak menjalankan kendali atas dan mencari imbalan atas penggunaan karya mereka untuk pelatihan AI sekaligus memastikan pengembang AI memiliki akses mudah ke berbagai konten kreatif berkualitas tinggi.

"Kami rakyat, Anda pemerintah. Anda seharusnya melindungi kami. Itu tugas Anda," kata McCartney.

"Jika Anda mengajukan rancangan undang-undang, pastikan Anda melindungi para pemikir kreatif, seniman kreatif, atau Anda tidak akan mendapatkan mereka," ia menambahkan.

Seiring dengan semakin lazimnya penggunaan AI dalam industri hiburan dan kehidupan sehari-hari, perdebatan seputar dampaknya terus berkembang.

Musisi Billie Eilish, Pearl Jam, dan Nicki Minaj ada di antara 200 penanda tangan surat terbuka kepada perusahaan teknologi, penyedia layanan digital, dan pengembang AI pada April 2024.

Surat tersebut mengkritik praktik AI secara tidak bertanggung jawab, menyebutnya sebagai "serangan terhadap kreativitas manusia" yang harus dihentikan. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Luar Negeri
G20 Sepakati Tata Kelola Te...
Nasional
Pemerintah Didorong Perkuat...
Nasional
Mempercepat Menuju “Zero ...
Daerah
Pemkot Bandung Benahi Tata ...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.