Penuh Air Mata, Israel dan Hamas Rampungkan Pertukaran Sandera-Tahanan Kedua
📅 Minggu, 26 Jan 2025, 15:17 WIB | Oleh: Lili LestariKementerian luar negeri Bulgaria menyambut baik pembebasan Gilboa, yang memiliki kewarganegaraan ganda.
Amerika Serikat, yang telah membantu mengamankan kesepakatan gencatan senjata, mengatakan "akan terus bersama mitra besarnya, Israel, untuk mendorong pembebasan semua sandera yang tersisa".
Kemudian pada hari Sabtu, warga Israel berunjuk rasa di Tel Aviv untuk meminta pemerintah mereka memastikan semua sandera, termasuk mereka yang tidak akan dibebaskan selama fase pertama gencatan senjata, kembali ke rumah.
Media Mesir yang berafiliasi dengan pemerintah mengatakan 70 tahanan Palestina yang dibebaskan dan "dideportasi" oleh Israel telah tiba di Mesir dengan bus. Mereka akan melanjutkan perjalanan ke pengasingan di negara ketiga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mereka yang diusir telah menjalani hukuman atas serangan mematikan terhadap warga Israel, menurut daftar yang dipublikasikan oleh otoritas Israel.
Di kota Rafah di Gaza selatan, kerumunan orang berkumpul untuk menyambut 14 tahanan yang dibebaskan oleh Israel dan dikirim ke wilayah tersebut.
Majda Balousha mengatakan dia berharap suaminya akan kembali ke Gaza yang "makmur dan tidak hancur".
Sebaiknya Anda baca juga:
"Namun segala puji bagi Allah yang telah membebaskannya," katanya.
Pertukaran sandera-tahanan merupakan bagian dari perjanjian gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas yang mulai berlaku Minggu lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!