Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Siak Dalami Kematian Dokter Residen PPDS Unri dr Alex Cristo Loris di RSUD Tengku Rafian.

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 06:25 WIB | Oleh:
Polres Siak Dalami Kematian Dokter Residen PPDS Unri dr Alex Cristo Loris di RSUD Tengku Rafian. Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi jasad dr Alex Cristo Loris ketika ditemukan tak bernyawa di semak-semak belakang RSUD Tengku Rafian Siak, Riau.

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Siak, Riau masih mendalami kasus kematian dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Riau di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafian Kabupaten Siak, dr Alex Cristo Loris.

Kepala Satreskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos di Siak, Kamis malam, mengatakan tim penyidik telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa jenazah, serta mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian sejak ditemukan Selasa (14/7).

Jasad korban telah dikirim untuk menjalani proses autopsi, sedangkan barang bukti yang ditemukan dibawa ke laboratorium forensik (labfor).

"Untuk hasil autopsi masih membutuhkan pemeriksaan histopatologi forensik dan toksikologi forensik. Begitu juga untuk barang bukti masih menunggu hasil dari laboratorium forensik," katanya.

Bukti lainnya, kata dia, telah mendapatkan dan mengamankan seluruh rekaman CCTV yang merekam jalur perjalanan korban,  mulai keluar rumah sakit sampai menuju ke TKP yang diambil dari dua sumber CCTV.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kunci, di antaranya petugas keamanan dan pegawai RSUD, dua dokter pembimbing residen anestesi, satu dokter residen anestesi, serta istri korban.

Pihak kepolisian juga memperluas pemeriksaan, termasuk ke rekan sejawat korban di FK UNRI meliputi staf akademik serta bagian keuangan. Bahkan dua rekan korban di Maluku, yaitu bidan dan satu dokter, sudah dihubungi secara langsung dan memberikan keterangan terkait informasi yang didapatkan.

Bukti lainnya satu unit telepon selular milik dr Alex telah dibuka secara manual oleh penyidik dengan bantuan istri korban serta disaksikan langsung oleh orang tua dan abang kandung korban.

Proses tersebut sudah dituangkan ke dalam berita acara pemeriksaan namun karena ada beberapa item dan aplikasi yang tidak bisa dibuka dan saat ini dikirimkan ke labfor.

Berdasarkan kombinasi dari beberapa temuan barang bukti, keterangan saksi, serta hasil yang diperoleh dari ponsel korban, Satreskrim Polres Siak memandang perlu untuk melakukan pemeriksaan psikologi forensik. Kepolisian telah meminta bantuan tenaga ahli ke Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau (UIR).

"Pelaksanaannya sendiri sudah dimulai dengan metode wawancara kepada para saksi dan analisis barang bukti serta petunjuk lainnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...

Bulan Imunisasi Kejar Nasional

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
Bulan Imunisasi Kejar Nasional

Serangan Russia ke Ukraina Tewaskan Belasan Jiwa

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia ke Ukraina ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.