Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Jelang Imlek

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Jelang Imlek Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Ilustrasi: salah satu Vihara di Kota Tua Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Mataram - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), meminta warga agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem menjelang perayaan Imlek pada 29 Januari 2025.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Irwan Rahadi di Mataram, Jumat, mengatakan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)menyebutkan Kota Mataram dan sekitarnya masih berpotensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat pada akhir Januari 2025.

"Selain hujan lebat juga disertai kilat, petir, serta angin kencang," katanya.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, potensi cuaca ekstrem menjelang perayaan Imlek terjadi hampir setiap tahun, masyarakat bahkan sering kali memprediksi perayaan Imlek menjadi puncak cuaca ekstrem.

"Setelah Imlek, biasanya cuaca akan kembali normal," katanya.

Kendati demikian, lanjutnya, sesuai prediksi BMKG saat ini angin permukaan bertiup dengan variasi arah dominan dari barat daya-utara dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 kilometer per jam.

Kecepatan angin yang berada di atas 10 kilometer per jam tersebut, berdampak pada ketinggian gelombang pantai di atas normal yakni berkitar di atas 1,5 meter.

Dengan ketinggian gelombang itu nelayan dan warga di pesisir masih harus tetap waspada awas terhadap kemungkinan gelombang di atas 1,5 meter atau di atas 2 meter sehingga bisa berdampak pada banjir rob dan lainnya.

"Karena itu masyarakat tetap kami imbau waspada dan siaga terhadap potensi cuaca ekstrem," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Mataram rutin menurunkan satgas dari BPBD untuk melakukan patroli ke sepanjang pantai 9,1 kilometer.

Satgas juga rutin melakukan patroli di pinggir sungai yang melintasi Kota Mataram dan melaporkan langsung hasil pantauan yang dilakukan baik di pantai maupun di sungai.

"Sejauh ini hasil pantauan satgas, Alhamdulillah kondisi gelombang dan debit air sungai masih pada posisi normal," katanya.

Meskipun, tambah Irwan, debit air sungai sempat naik, tapi belum ada yang meluap ke permukaan, apalagi ke perumahan warga.

"Tapi warga harus tetap waspada dan segera melapor ke aparat terdekat ketika ada potensi bencana," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.