PM Anwar: Jangan Diskriminasi Tiongkok dalam Ketegangan Maritim
📅 Kamis, 23 Jan 2025, 02:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/FABRICE COFFRINI
DAVOS – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, pada Rabu (22/1) mengatakan bahwa akan selalu ada sengketa perbatasan di Asia, dan Tiongkok tidak boleh menjadi sasaran karena adanya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan (LTS).
Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, PM Anwar mengatakan bahwa Malaysia memiliki masalah perbatasan dengan Singapura dan negara tetangga lainnya di Asia tenggara tetapi mereka masih berhasil membina hubungan baik.
Walaupun Malaysia juga memiliki masalah maritim dengan Tiongkok, negara itu akan terus maju dan meningkatkan hubungan karena Tiongkok merupakan negara penting, kata dia.
"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Singapura. Kami masih memiliki masalah perbatasan dengan mereka. Begitu pula dengan Indonesia, dengan Filipina. (Namun) kami tidak berperang, kami tidak mengancam. Kami berdiskusi. Kami sedikit marah, namun kami fokus pada fundamental ekonomi dan terus maju. Lalu mengapa kita harus menjadikan Tiongkok sebagai masalah?” tanya Anwar.
Ia mengatakan bahwa meskipun Malaysia memiliki hubungan yang kuat dengan Amerika Serikat, Tiongkok merupakan tetangga penting yang juga harus diajak bekerja sama. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!