Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN hadirkan listrik 24 jam untuk 14 desa di Tana Toraja

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 16:20 WIB | Oleh:
PLN hadirkan listrik 24 jam untuk 14 desa di Tana Toraja Doc: ANTARA/HO-Humas PLN UID Sulselrabar
Ket. Petugas PLN tengah membangun jaringan listrik untuk menerangi Kecamatan Simbuang, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.

Makassar -- PT PLN (Persero) kini menghadirkan listrik 24 jam kepada sebanyak 883 kepala keluarga (KK) di 14 desa Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan setelah bertahun-tahun hanya bergantung pada lampu minyak atau lilin.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Budiono di Makassar, Rabu menyampaikan komitmen PLN untuk terus mewujudkan keadilan energi, termasuk di wilayah 3T.

"Perjuangan tim PLN dalam melistriki 14 desa tersebut sungguh tidak mudah. Akses menuju lokasi desa penuh tantangan," kata dia.

Infrastruktur yang sulit ditembus, perbukitan terjal, serta hujan deras kerap menjadi tantangan pemasangan tiang dan jaringan kabel. Namun, kegigihan tim PLN membuahkan hasil nyata dan tidak menyurutkan semangat untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat Kabupaten Tana Toraja.

"Jalanan masih berbatu dan kerap terjadi longsor. Selain itu, lokasi desa berada di daerah dataran tinggi sehingga cukup sulit dijangkau. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang langkah tim PLN untuk melistriki sampai penjuru negeri," tegas Budiono.

Kendati demikian, PLN terus mewujudkan komitmennya dalam memberikan akses listrik ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Hal tersebut merupakan tantangan tersendiri bagi PLN karena daerah 3T memiliki karakteristik yang sulit dijangkau secara geografis dan infrastruktur yang terbatas.

Sebelumnya, masyarakat mendapatkan akses listrik dengan mengandalkan genset dan penerangan seadanya. Kini, suasana malam hari di desa-desa terpencil Kabupaten Tana Toraja akan terang benderang. Padahal, Kabupaten Tana Toraja memiliki kekayaan wisata budaya dan alam yang luar biasa.

Budiono memastikan PLN terus mendorong pemerataan akses listrik sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

"Listrik saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Kami berkomitmen akan terus mengakselerasi pemerataan listrik hingga ke wilayah 3T, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan memungkinkan anak-anak belajar di malam hari, sehingga dapat menghasilkan calon pemimpin negeri dari daerah ini,” urai Budiono.

Cahaya listrik akhirnya hadir membawa harapan baru bagi masyarakat setempat. Kehadiran listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga tentang harapan. Dengan hadirnya energi listrik, masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat setempat kini semakin nyata.

Adapun pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan, antara lain Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 49,2 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 29,6 kms, dan 22 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 925 kilo Volt Ampere (kVA) di 14 desa Kabupaten Tana Toraja.

Lebih lanjut, Budiono mengapresiasi pemerintah setempat dan masyarakat yang turut membantu petugas PLN dalam proses mobilisasi material. Ia optimistis hadirnya listrik 24 jam dari PLN dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Terima kasih atas sinergitas segenap stakeholder yang turut membantu mewujudkan listrik di 14 Desa tersebut," kata Budiono.

Kehadiran program listrik desa PLN sangat disyukuri masyarakat. Saat ini, listrik 24 jam telah dinikmati warga di 14 desa Kabupaten Tana Toraja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.