Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Luncurkan Rencana Negara Pendidikan Kuat 2035

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 02:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Luncurkan Rencana Negara Pendidikan Kuat 2035 Doc: AFP/China OUT
Ket. Lulusan Universitas Wuhan menghadiri upacara wisuda di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok beberapa waktu lalu. Tiongkok menerbitkan rencana aksi nasional pertamanya untuk membangun “negara pendidikan yang kuat” pada tahun 2035.

BEIJING – Tiongkok pada Minggu (19/1) menerbitkan rencana aksi nasional pertamanya untuk membangun “negara pendidikan yang kuat” pada tahun 2035, yang menguraikan tujuan strategis dan peta jalan untuk membangun sistem pendidikan kelas dunia di negara tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, rencana yang dikeluarkan oleh komite pusat Partai Komunis dan Dewan Negara tersebut, bertujuan untuk membangun “sistem pendidikan berkualitas tinggi” dengan aksesibilitas dan kualitas “di antara yang terbaik di dunia”.

Pengumuman itu dibuat setelah data pada 17 Januari menunjukkan bahwa populasi Tiongkok turun untuk tahun ketiga berturut-turut pada tahun 2024, dengan jumlah kematian melampaui sedikit peningkatan dalam kelahiran dan para ahli memperingatkan bahwa penurunan tersebut akan semakin parah di tahun-tahun mendatang.

Pendidikan merupakan fondasi kesejahteraan dan pilar kekuatan nasional. Untuk memajukan modernisasi Tiongkok, rencana aksi tersebut mengedepankan langkah-langkah sistematis untuk mengatasi ketidaksesuaian dalam penawaran dan permintaan pendidikan, serta kekurangan tenaga profesional yang memiliki keterampilan strategis.

Biaya pengasuhan anak dan pendidikan yang tinggi menjadi faktor utama mengapa banyak anak muda Tiongkok memutuskan untuk tidak memiliki anak, di saat banyak di antara mereka yang menghadapi ketidakpastian atas prospek pekerjaan mereka di tengah pertumbuhan ekonomi yang lambat.

“Pada tahun 2035, kekuatan pendidikan akan dibangun,” kata kantor berita resmi Xinhua, seraya menambahkan bahwa Tiongkok akan menjajaki perluasan cakupan pendidikan gratis secara bertahap, meningkatkan pendaftaran mahasiswa sarjana “berkualitas tinggi”, memperluas pendidikan pascasarjana, dan meningkatkan proporsi mahasiswa doktoral.

Rencana tersebut bertujuan untuk mendorong “pertumbuhan yang sehat dan perkembangan menyeluruh siswa”, memastikan siswa sekolah dasar dan menengah memiliki setidaknya dua jam aktivitas fisik setiap hari, untuk secara efektif mengendalikan miopia, atau rabun jauh, dan tingkat obesitas.

“Mempopulerkan pendidikan kesehatan mental dan membangun sistem pemantauan dan peringatan dini kesehatan mental siswa nasional juga akan dilaksanakan," kata Li Yongzhi, Presiden Akademi Ilmu Pendidikan Nasional Tiongkok

.

Program ini juga bertujuan untuk mempersempit kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan guna meningkatkan kondisi operasional sekolah pedesaan skala kecil, serta meningkatkan sistem pengasuhan bagi anak penyandang disabilitas dan mereka yang termasuk populasi migran pertanian.

Rencana tersebut juga bertujuan untuk terus meningkatkan ketersediaan tempat untuk taman kanak-kanak dan aksesibilitas pendidikan prasekolah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPRD Kota Semarang Dukung MPLS Ramah Memperkuat Karakter

30 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
DPRD Kota Semarang Dukung M...
Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...
Olahraga
Sinner Juara Wimbledon, Oba...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.