Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Realisasikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Realisasikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Doc: ANTARA/Didik Suhartono
Ket. Ilustrasi - Petugas melayani warga saat pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/12/2024).

Yogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membentuk tim khusus untuk melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun di wilayah ini.

"Kami sudah buat tim untuk pelaksanaannya dan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan ini," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta Waryono saat dihubungi di Yogyakarta, Senin.

Tim yang dibentuk melibatkan beberapa instansi, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk validasi data penduduk, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian untuk pengelolaan data yang terhubung dengan aplikasi Jogja Smart Service (JSS), serta pemerintah kecamatan.

Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan data penduduk calon peserta program, logistik, serta kelengkapan alat-alat kesehatan di seluruh Puskesmas di Kota Yogyakarta.

Kendati demikian, Waryono menyebut realisasi program itu masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

"Persiapan data dan alat-alat sudah kita lakukan. Tinggal bagaimana nanti menunggu juknisnya saja," ujar dia.

Menurut dia, data sasaran berdasarkan rentang usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, orang dewasa dan lansia di Kota Yogyakarta hingga saat ini tercatat mencapai 415.650 orang.

Waryono menjelaskan pemeriksaan kesehatan mereka akan dilakukan di 18 Puskesmas di Kota Yogyakarta dengan layanan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, USG untuk ibu hamil, hingga EKG untuk pemeriksaan jantung.

"Semua fasilitas sudah kami siapkan di puskesmas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan masyarakat dan memberikan tindak lanjut jika ditemukan penyakit,” ungkapnya.

Untuk mengakses program itu, menurut dia, warga yang berulang tahun akan menerima notifikasi melalui ponsel atau langsung datang ke Puskesmas dengan membawa KTP.

"Meskipun notifikasi sudah ada, prinsipnya kita sukseskan itu semua. Jadi, yang datang pun selama membawa KTP semuanya kita layani dan dipastikan gratis," ujar Waryono.

Pemkot Yogyakarta berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta menciptakan basis data kesehatan yang lebih komprehensif.

"Harapannya nanti warga masyarakat itu mempunyai basis data terkait dengan rekam (medis) bagaimana dia apakah punya penyakit atau tidak. Dan jika ada penyakit tadi saya sampaikan untuk bisa di tindaklanjuti sesuai dengan keadaannya," kata dia.

Sebelumnya, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Dedek Prayudi menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan anggaran Rp4,7 triliun untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 60 juta orang di Indonesia mulai tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.