Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Pelantikan, Ribuan Pendukung Trump Menantang Dingin Hadiri Rapat Umum

📅 Senin, 20 Jan 2025, 08:35 WIB | Oleh:
Jelang Pelantikan, Ribuan Pendukung Trump Menantang Dingin Hadiri Rapat Umum Doc: Barrons
Ket. Antrean panjang pendukung Donald Trump terlihat di beberapa blok kota di kawasan Pecinan, Washington, AS.

WASHINGTON - Ribuan pendukung Presiden terpilih AS Donald Trump rela menunggu lama di tengah suhu beku, hujan, dan salju untuk menghadiri "rapat umum kemenangan" di ibu kota AS pada hari Minggu (19/1). Mereka sangat ingin melihatnya mulai bekerja.

"Saya senang berada di sini untuk mendukungnya," kata Loren Stephenson (40) sambil menarik bendera Amerika lebih erat di kepalanya untuk melindungi dirinya dari hujan es. "Hari ini memang melelahkan, tetapi orang-orang pada umumnya bersemangat."

Stephenson mengatakan dia bergabung dalam antrean sekitar pukul 6:00 pagi, satu jam sebelum fajar, untuk memastikan dia bisa masuk ke dalam untuk melihat Trump memimpin perayaan riuh atas kemenangannya di bulan November.

Barisan panjang pendukung mengular di beberapa blok kota di lingkungan Chinatown, Washington, dengan tentara mengarahkan orang-orang menuju arena Capital One, stadion berkapasitas 20.000 tempat duduk yang merupakan rumah bagi tim basket dan hoki es kota tersebut.

Di salah satu sudut jalan, seorang warga berpakaian seragam era kolonial bernyanyi ke mikrofon, sementara kerumunan di sekelilingnya bergoyang.

Di acara lain, pendeta Kristen berdiri di meja lipat, mengutip Alkitab dan memuji kebaikan Tuhan, seringkali disambut anggukan penghargaan.

Beberapa pendukung mengenakan pakaian berbalut bendera AS, sementara yang lain mengenakan jubah bergambar wajah Trump yang berlumuran darah akibat percobaan pembunuhan yang gagal, dan slogan "Lawan! Lawan! Lawan!"

Beberapa gerobak yang menjual barang dagangan terkait Trump laku keras, para pedagang mengatakan suhu yang sangat dingin membuat syal dan topi wol bermerek Trump laris manis di pasaran.

Pemerintah adalah Bisnis

Suhu di Washington anjlok pada hari Minggu, salju lebat turun di sore hari dan suhu yang lebih rendah lagi -- serta angin kencang -- diperkirakan terjadi pada hari Senin.

Mengingat kondisinya, pelantikan Trump, yang seharusnya berlangsung di tangga Gedung Capitol AS, dipindahkan ke dalam ruangan.

"Kami tidak menghadiri pelantikan, jadi saya ingin setidaknya bertemu orangnya jika saya datang ke sini dengan mobil," kata Thomas Zacher (23), yang datang dari Wisconsin untuk menghadiri rapat umum tersebut.

Zacher mengatakan ia memilih Trump terutama karena alasan ekonomi, dengan inflasi yang melonjak pada beberapa titik dalam empat tahun terakhir. Ia juga menyoroti kharisma Trump.

"Karismanya, energinya," katanya. "Jujur saja, kalau bukan karena Trump, saya rasa politik tidak lagi menjadi perhatian banyak orang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.