Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Bibit untuk Berdayakan Rumah Tangga Miskin

📅 Senin, 20 Jan 2025, 20:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan Bibit untuk Berdayakan Rumah Tangga Miskin Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Wamentan Sudaryono ditemui usai rapat koordinasi bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (20/1/2025).

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bibit tanaman untuk mendukung program pangan bergizi sekaligus memberdayakan rumah tangga miskin.

"Di Kementerian Pertanian ada program namanya pangan bergizi, itu bagaimana kita membantu masyarakat di rumah-rumah itu diberi bibit atau benih, kemudian diberdayakan supaya paling tidak kebutuhan pangan sehari-hari bisa diproduksi di pekarangan, betul-betul bisa bergizi," kata Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Jakarta, Senin (20/1).

Program tersebut, menurut dia, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga mengurangi biaya belanja rumah tangga, menekan inflasi, dan meningkatkan produksi komoditas seperti cabai, sayuran, dan buah-buahan.

Selain itu, lanjut dia, pemberian bibit juga merupakan salah satu upaya mengentaskan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kami dari Kementan merasa bahwa sektor pertanian adalah yang paling mudah diakses oleh masyarakat miskin, terutama di perdesaan," ujar dia.

Bantuan Ternak

Selain bantuan bibit tanaman, Sudaryono mengemukakan Kementan juga bekerja sama dengan Kementerian Desa untuk memberikan bantuan bibit ternak, seperti ayam, kepada masyarakat miskin.

"Kita ingin masyarakat miskin tidak hanya berdaya, tetapi juga mampu mencukupi kebutuhan pangan bergizi tinggi untuk keluarganya," kata dia.

Dalam pelaksanaannya, Sudaryono menyoroti tantangan seperti peran tengkulak yang sering kali merugikan petani. Ia berjanji akan terus memantau harga dan memastikan tengkulak tidak mengambil keuntungan berlebih.

"Kita ingin sektor pertanian benar-benar menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Wamentan menegaskan, program pemberian bibit, baik tanaman maupun ternak termasuk salah satu upaya untuk mewujudkan swasembada pangan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan penyerapan gabah petani secara maksimal dan tidak bermasalah oleh Perum Bulog merupakan kunci untuk mewujudkan swasembada.

"Yang paling penting hari ini adalah serap gabah sebagai kunci untuk swasembada. Kenapa? Kalau serap gabah bermasalah, target swasembada juga akan terancam," kata Mentan Amran.

Untuk itu, Mentan menginstruksikan Bulog agar melakukan penyerapan gabah petani secara maksimal, yaitu dengan ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar 6.500 rupiah per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
PT Pertamina Hulu Indonesia...
Nasional
KRI Nala evakuasi korban ke...
Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.