Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

3 Menteri dan Dubes Ramai-ramai Pungut Sampah Plastik di Pantai Bali

📅 Minggu, 19 Jan 2025, 09:57 WIB | Oleh:
3 Menteri dan Dubes Ramai-ramai Pungut Sampah Plastik di Pantai Bali Doc: ANTARA
Ket. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq (kedua kanan) memungut sampah plastik di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025).

BADUNG - Tiga menteri Kabinet Merah Putih dan Duta Besar (Dubes) negara sahabat memungut sampah plastik di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, untuk memimpin upaya membersihkan kawasan wisata tersebut dari pencemaran sampah plastik.

“Hari ini dan seterusnya kami akan melakukan penyelesaian sampah laut,” kata Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu.

Selain Menteri LH, ada Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Wakil Menteri LH, Diaz Hendropriyono yang ikut memungut sampah plastik di bibir pantai.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono juga hadir dalam upaya besar-besaran membersihkan sampah plastik tersebut, yang juga menyasar Pantai Jimbaran dan Pantai Kelan yang berada satu jalur dengan Pantai Kedonganan.

Adapun Dubes negara sahabat yang berpartisipasi, yakni Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Griven, Duta Besar Uni Emirate Arab (UAE) untuk Indonesia Abdullah Salem Aldhaheri hingga perwakilan Dubes Denmark, dan Inggris.

Dalam kegiatan tersebut juga melibatkan aparat TNI dari Kodam IX Udayana, Polda Bali, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, para pelajar hingga pelaku usaha dan instansi terkait lain dengan peserta mencapai sekitar 8.600 orang.

Sejumlah alat berat dan truk pengangkut sampah juga dikerahkan untuk mengatasi sampah plastik tersebut.

Sampah plastik hingga saat ini masih terus terdampar di sejumlah bibir pantai di kawasan wisata Kabupaten Badung, setelah sebelumnya para menteri Presiden Prabowo Subianto itu juga melakukan hal serupa di Pantai Kuta pada Sabtu (4/1).

Sebaiknya Anda baca juga:

Menteri LH menyebutkan pihaknya telah membentuk tim yang merupakan operasional dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 tahun 2018 tentang penanganan sampah laut.

“Tim di Bali telah ditetapkan Menteri Koordinator Bidang Pangan. Kami sudah memiliki tim jelas yang akan bekerja tiap hari dengan dukungan segala yang kami perlukan untuk penanganan sampah, khususnya sampah laut di Bali,” ucapnya.

Bahkan, pihaknya sudah menugaskan para pejabat untuk berada di Bali guna memastikan penanganan sampah plastik tersebut dapat teratasi.

“Bali adalah wujud dari muka bangsa Indonesia. Kami tidak segan-segan melakukan langkah apapun di dalam menyempurnakan tata kelola persampahan di Bali dengan serius,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Gempa Bumi Venezuela: Korba...
Luar Negeri
AS Luncurkan Program Rudal ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Baginda Pemuka Bangsa, Gelar Baru Jokowi dari 5 Kerajaan Adat Lampung

28 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.