Investasi Berdampak, Cara Strategis untuk Hadapi Tantangan Sosial dan Lingkungan
📅 Selasa, 14 Jan 2025, 20:05 WIB | Oleh: Haryo BronoRizky Wisnoentoro menekankan perlunya pengembangan kerangka evaluasi berbasis bukti untuk mengukur dampak jangka panjang. “Indikator keberhasilan yang relevan, pengumpulan data longitudinal, serta studi kasus dapat membantu menciptakan model bisnis yang adaptif terhadap tantangan sosial-lingkungan,” jelasnya.
Kolaborasi
Keberhasilan investasi berdampak bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa dana publik hanya mampu memenuhi 34 persen kebutuhan pendanaan isu perubahan iklim, sehingga keterlibatan sektor swasta menjadi krusial. Ada beberapa langkah yang dapat diambil, dimulai dari pembentukan kerangka regulasi yang jelas, menawarkan insentif fiskal, dan menciptakan platform untuk berbagi pengetahuan serta membangun kapasitas.
Eri Budiono kemudian menjelaskan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta menjadi pondasi penting dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan. “Dengan kerangka pengukuran yang terstandarisasi, investor akan lebih percaya diri menyalurkan dana ke proyek sosial-lingkungan. Ekosistem yang mendukung akan mempermudah perkembangan sektor ini,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diperkirakan dibutuhkan 2,5 triliun rupiah investasi per tahun untuk mencapai TPB secara global. Mengetahui peluang investasi berdampak yang terus berkembang, Indonesia menjadi pemain penting dalam memobilisasi modal untuk hasil yang berdampak bagi masa depan yang lebih baik. Fikri menutup dengan optimisme.
“Investasi berdampak adalah jembatan yang menghubungkan solusi lokal dengan tantangan global. Kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan masa depan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” terannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!