Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Jiwa Akibat Kebakaran LA Bertambah Jadi 24 Orang

📅 Senin, 13 Jan 2025, 09:33 WIB | Oleh:
Korban Jiwa Akibat Kebakaran LA Bertambah Jadi 24 Orang Doc: AP
Ket. Petugas memadamkan api yang membakar bangunan di lingkungan Pacific Palisades, Los Angeles, Rabu, 8 Januari 2025.

LOS ANGELES - Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan besar yang melanda Los Angeles bertambah menjadi 24 orang pada hari Minggu (12/1).

Dilaporkan AFP, para pejabat memperingatkan akan datangnya angin kencang yang berbahaya yang dapat memperparah kebakaran.

Kebakaran terus melanda kota terbesar kedua di Amerika Serikat itu selama enam hari, menghancurkan seluruh komunitas hingga menjadi puing-puing hangus dan membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

Upaya pemadaman kebakaran besar-besaran telah menghentikan penyebaran Kebakaran Palisades, yang mengancam kawasan hulu Brentwood dan Lembah San Fernando yang padat penduduk.

Namun kondisi akan memburuk secara drastis, dengan "perilaku kebakaran yang ekstrem dan kondisi yang mengancam jiwa" dalam beberapa hari mendatang.

Angin berkecepatan hingga 70 mil (110 kilometer) per jam berarti "situasi yang sangat berbahaya (PDS)" akan diumumkan mulai Selasa (14/2) pagi, kata ahli meteorologi Dinas Cuaca Nasional Rose Schoenfeld.

Petugas pemadam kebakaran memperingatkan hembusan angin ini dapat mengobarkan api dan menyebarkan bara api dari zona kebakaran yang ada ke area baru.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Daerah Los Angeles Anthony Marrone mengatakan departemennya telah menerima sumber daya termasuk puluhan truk air baru dan petugas pemadam kebakaran dari jauh dan siap menghadapi ancaman baru.

Ketika ditanya apakah hidran bisa kering lagi, seperti yang terjadi saat kebakaran awal minggu lalu, Wali Kota Karen Bass menjawab: "Saya yakin kota ini sudah siap."

Para pengungsi merasa frustrasi ketika diberi tahu bahwa mereka tidak akan kembali ke rumah setidaknya sampai hari Kamis ketika angin mereda.

Beberapa orang mengantre selama berjam-jam dengan harapan dapat kembali ke rumah yang mereka tinggalkan untuk mengambil obat-obatan atau pakaian ganti.

Pencarian Korban

Namun Sheriff Robert Luna mengatakan pengawalan ke area tersebut dihentikan pada hari Minggu karena angin kencang dan kondisi berbahaya di antara reruntuhan pesawat, serta kebutuhan untuk mengambil jenazah korban.

Tim yang dilengkapi anjing pelacak mayat melaksanakan pencarian di grid dengan harapan besar bahwa jumlah korban tewas yang terkonfirmasi akan meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Luar Negeri
Aset Beku Iran Cair, Trump ...
Nasional
Kemenbud Dorong Pelurusan S...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.