Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Faktor Inilah, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Bali Diundur

📅 Senin, 06 Jan 2025, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gara-gara Faktor Inilah, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Bali Diundur Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan diwawancara soal pengunduran jadwal penetapan dan pelantikan pemenang Pilkada Serentak 2024 di Denpasar, Jumat (3/1).

DENPASAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali memastikan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali serta kepala daerah di kabupaten/kota mundur, sebab buku registrasi perkara konstitusi elektronik (e-BRPK) belum sampai hingga saat ini.

“Ya rencananya hari ini kita tunggu kita tidak tahu kapan diserahkan (e-BRPK), itu MK (Mahkamah Konstitusi),” kata Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan di Denpasar, kemarin.

“Pelantikan karena ini e-BRPK diundur pasti semuanya mundur karena jadwal MK berubah tidak sesuai harapan kita,” sambungnya.

Diketahui awalnya berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2024 tentang tata cara pelantikan kepala daerah, pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih dari Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan digelar pada 7 Februari 2025.

Selanjutnya pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, wali kota dan wakil wali kota terpilih, dari hasil Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan 10 Februari 2025.

Kemudian muncul keterangan Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda yang menyampaikan pelantikan kepala daerah diundur menjadi Maret 2025, sebab MK harus menyelesaikan seluruh perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terlebih dahulu.

Meski tak memiliki catatan sengketa di Mahkamah Konstitusi, KPU Bali tetap harus menunggu serentak, dimana awalnya ada rencana e-BRPK diserahkan pada akhir 2024 namun diundur bahkan belum sampai hingga saat ini.

Lidartawan mengatakan para calon kepala daerah terpilih tidak ada yang bertanya soal mundurnya penetapan dan pelantikan, sebab mereka patuh dan tinggal menunggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.