Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendiktisaintek Ungkap 4 Lokasi Sekolah Unggulan Garuda

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 18:25 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Ungkap 4 Lokasi Sekolah Unggulan Garuda Doc: Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro (tengah) dalam Taklimat Media, di Jakarta, Jumat (3/1).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengungkapkan 4 lokasi pembangunan Sekolah Unggulan Garuda tahun ini. Lokasi tersebut yaitu Ibukota Nusantara (IKN), Sulawesi Utara (Sulut), Bangka Belitung (Babel), dam Nusa Tenggara Timur (NTT).

"SMA unggulan sendiri mulai tahun ini akan dimulai untuk merancang dan membangun di empat lokasi untuk yang baru," ujar Satryo, dalam Taklimat Media, di Jakarta, Jumat (3/1).

Dia menjelaskan, khusus untuk lokasi di IKN masih butuh pembacaan karena menghadapi berbagai kendala, salah satunya jumlah penduduk yang sedikit. Selain membangun sekolah baru, kata dia, Sekolah Unggulan Garuda juga akan didirikan di empat sekolah yang sudah ada atau existing.

"Sekolah Unggulan Garuda ada yang bangun baru ada yang sudah ada sekarang ditingkatkan menjadi Sekolah Unggul Garuda," jelasnya.

Sebagai informasi, Sekolah Unggulan Garuda merupakan program pemerintah untuk mewadahi talenta muda Indonesia berkualitas untuk bisa mengakses pendidikan berkualitas. Sekolah tersebut hanya untuk jenjang SMA dengan konsep pre-university dengan tujuan untuk mengarahkan siswanya ke perguruan tinggi berkualitas baik nasional maupun internasional.

Sebelumnya, Satryo menyebut akan ada 40 Sekolah Unggulan Garuda sampai tahun 2025. Sekolah tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia terdiri dari 20 SMA dan 20 MA.

Inklusivitas

Staryo mengungkapkan, Sekolah Unggulan Garuda nantinya tetap inklusif. Menurutnya, para siswa di Sekolah Unggulan Garuda akan berasal dari tiap wilayah Indonesia dan beragam kelompok ekonomi.

“Penerimaan sesuai mekanisme. Kita pilih calon-calon terbaik dan dari wilayah Indonesia. Tidak ekslusif, tapi inklusif,” katanya.

Sementara itu, Wakil Mendiktisaintek, Stella Christie, memastikan, kehadiran Sekolah Unggul Garuda tidak akan menghadirkan dikotomi sekolah favorit dan nonfavorit. Menurutnya, sekolah tersebut untuk membangun talenta di setiap lapisan.

“Tidak hanya menengah, tapi unggul. Bukan dikotonomi, tapi bagaimana keseluruhan talenta itu harus bangun. Dan keseluruhan itulah yang dipentingkan,” ucapnya.

Dia menerangkan, Sekolah Unggulan Garuda mengedepankan asas bahwa saintek harus berkeadilan dan bisa diakses masyarakat. Menurutnya, sampai saat ini masih ada lapisan masyarakat yang belum bisa mengakses pendidikan berkualitas, terutama di sains dan teknologi.

“Segala program kami susun seksama, nanti kami adakan seksama dan secara khusus program persisnya apa. Mohon ditunggu,” terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.