Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disporapar Wonogiri: Gajah yang Dirantai sedang Birahi

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 18:55 WIB | Oleh:
Disporapar Wonogiri: Gajah yang Dirantai sedang Birahi Doc: ANTARA/HO-Disporapar Wonogiri
Ket. Gajah koleksi Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (5/1).

WONOGIRI - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Wonogiri menyebut gajah yang sempat viral di media sosial karena dirantai sedang mengalami masa birahi.

"Posisi gajah yang dirantai ini untuk menjaga keselamatan mahot (pawang gajah) dan pengunjung," kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Wonogiri Haryanto di Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu.

Bahkan, dikatakannya, pengandangan saja tidak cukup dilakukan menyikapi gajah yang sedang birahi. Oleh karena itu, perantaian dilakukan pada gajah jantan maupun betina.

"Walaupun ada pagar sekuat itu pun, setinggi itu pun, dengan mudahnya dapat dirobohkan. Termasuk rantai, kalau saat gajah agresif itu bisa diputus dengan mudahnya," katanya.

Ia mengatakan perantaian gajah di kawasan Waduk Gajah Mungkur (WGM) tersebut akan dilakukan sampaikan dengan masa birahi berakhir. Menurut dia, untuk gajah jantan masa birahi gajah terjadi sekitar 1-6 bulan dalam waktu satu tahun.

Sedangkan untuk gajah betina selama dua minggu namun bisa terjadi sampai dengan tiga kali dalam waktu satu tahun.

"Gajah ini harus dirantai karena selama masa birahi kelakuannya lebih agresif, termasuk juga untuk menjaga gajah betina agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Meski dirantai, dikatakannya, sekali sehari rantai tersebut dilepas dan gajah diajak jalan-jalan oleh mahot agar tidak stres.

Ia juga menampik adanya anggapan gajah koleksi WGM dalam kondisi tidak terawat.

"Kalau dikatakan gajah itu kurang terawat ataupun stres saya kira tidak juga, karena itu bisa diukur dari kesehatan gajah sendiri," katanya.

Ia mengatakan kondisi kesehatan gajah dapat dilihat dari kuku dan warna kulit.

"Kalau menurut pemahaman kami dan dokter hewan yang ada di sana memang kondisinya sehat, gemuk, bersih," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.