Menperin Tegaskan Dalam Negosiasi dengan Apple Utamakan Kepentingan Nasional
📅 Jumat, 03 Jan 2025, 11:19 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: kementerian perindustrian
?JAKARTA-Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan akan mengedepankan kepentingan nasional saat bernegosiasi dengan raksasa teknologi Apple.
"Pihak Apple pasti akan mengedepankan kepentingannya, sementara pihak Pemerintah akan mengedepankan kepentingan nasional melalui pembangunan manufaktur di Indonesia,"ucapnya di Jakarta, Jumat (3/1).
Sejauh ini papar Menperin, lembaga itu belum menerima proposal secara resmi, proposal belum sampai ke meja Menteri. Melalui pihak lain, Apple sudah menyampaikan wacana (bukan proposal resmi) terhadap apa yang mereka usulkan. "Karena sebatas wacana dan tidak disampaikan kepada kami secara langsung, maka kami tidak bisa menganggap bahwa itu merupakan sebuah proposal, apalagi proposal resmi Namun 'wacana' dari Apple tersebut juga sudah kami pelajari, dan banyak sekali catatan, yang akan kami sampaikan dalam pertemuan langsung dengan Apple,"tandasnya.
Menteri Agus menuturkan, sejak hampir 2 bulan yang lalu Kemenperin sudah undang Apple untuk datang ke Indonesia untuk bernegosiasi dengan Kemenperin, dan kami hanya akan bernegosiasi dengan kantor pusat Apple dari US. "Alhamdullilah Apple akan mengirim high level official langsung dari Amerika untuk bernegosiasi dengan Kemenperin 7-8 Januari,"ungkapnya.
?Apple terang Menperin, masih harus menyelesaikan komitmen hutang (10 juta dollar AS) dalam siklus 2020-2023, walaupun mereka sudah menyampaikan proposal komitmen, Kemenperin menunggu implementasinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk kedepannya, Apple punya 2 opsi mengikut skema 1 dari perhitungan TKDN yaitu membangun fasilitas produksi (pabrik) di Indonesia), negosiasi melalui Meninves atau mengikut skema 3, yaitu skema inovasi, dengan catatan harus menyerahkan proposal setiap 3 tahun (siklus 3 tahun), negosiasi melalui Menperin.
Kemenperin tegasnya mengedepankan 4 prinsip Berkeadilan yakni Investasi Apple di negara lain, investasi produsen HKT (hardware, kebutuhan dan teknologi) lain di luar Apple di Indonesia, ?kemudian nilai tambah dan income bagi Indonesia dan ?penyerapan tenaga kerja dalam ekosistem.
Pemerintah Indonesia sudah berkoordinasi dengan produsen HKT lain berkaitan dengan rencana menaikan nilai TKDN dr 35% ke 40%, dan ini on going proses. Manfaat dari peningkatan nilai TKDN sangat terasa bagi manufaktur, terlihat dari berkurangnya importasi produk2 HKT masuk Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah mendorong Apple utk menggunakan skema 1 yaitu investasi fasilitas produksi/pabrik. Hanya saja Kemenperin mengingatkan bahwa komitmen membangun pabrik tidak bisa disamakan dengan Global Value Chain.
?Tetapi kalaupun Apple tetap memilih menggunakan skema 3 (investasi inovasi), kami sudah siapkan perhitungan secara tekhnokratis mengenai nilai Apple perlu siapkan agar ijin edar bisa terbit
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!