Jembatan Hanyut Akibatkan Banjir Situbondo dan Ratusan Warga Terisolir
📅 Kamis, 26 Des 2024, 21:37 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-BPBD Situbondo
SITUBONDO - Banjir bandang yang menerjang ratusan rumah di dua desa Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa (24/12) juga mengakibatkan jembatan antar-dusun terhanyut dan sekitar 500 jiwa terisolir.
Jembatan penghubung dua dusun yakni Dusun Tambak Ukir Barat dan Dusun Bringin, Desa Tambak Ukir, merupakan akses satu-satunya bagi ratusan warga dua dusun tersebut terhanyut banjir bandang.
"Jembatan yang hanyut akibat banjir bandang ini merupakan akses satu-satunya bagi warga Dusun Tambak Ukir Barat dan Dusun Bringin, dan tentunya aktivitas perekonomian juga lumpuh," kata Kepala Dusun Tambak Ukir Barat, Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Alfin kepada wartawan di Situbondo, Kamis.
Ia menceritakan, sebelum terjadi banjir bandang hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah itu sekitar 1 jam dan debit air di sungai tersebut mencapai setinggi 150 cm dan menerjang jembatan hingga hanyut.
Menurut Alfin, selama ini di sungai tersebut tidak pernah setinggi pada tahun ini dan biasanya jika terjadi hujan deras ketinggian air di sungai maksimal 50 centimeter.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tapi banjir bandang Selasa kemarin bahkan mencapai 150 centimeter, jembatan langsung jebol terhanyut," katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat ada sebanyak 220 rumah warga terdampak banjir bandang, yakni di Desa Tambak Ukir dan Desa Kendit (Kecamatan Kendit).
Selain itu, banjir bandang yang membawa material lumpur dan potongan kayu dan ranting itu juga merusak fasilitas umum, seperti masjid dan salah satu sekolah TK di Desa Kendit, serta tiga jembatan terhanyut banjir bandang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah daerah setempat juga telah mendirikan dapur umum untuk menyediakan nasi siap santap bagi warga terdampak banjir bandang karena tidak bisa beraktivitas seperti biasanya setelah di dua desa itu diterjang banjir bandang. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!