Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Konflik Bisa Diredam, Presiden Turki Janji Dukung Transisi Suriah dan Jaga Stabilitas Regional

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Konflik Bisa Diredam, Presiden Turki Janji Dukung Transisi Suriah dan Jaga Stabilitas Regional Doc: ANTARA/Anadolu/py
Ket. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Istanbul - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat menegaskan kembali komitmen negaranya untuk membantu Suriah selama proses transisi menyusul runtuhnya rezim Bashar Assad awal bulan ini.

"Kami mendukung rakyat Suriah dalam mengelola proses transisi dengan lancar, tanpa hambatan apa pun di sepanjang masa transisi tersebut," kata Erdogan kepada wartawan dalam perjalanan kembali dari Kairo, tempatnya menghadiri KTT D-8 ke-11 pada Kamis (19/12).

Dia juga mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan akan segera mengunjungi Suriah untuk mengerjakan "struktur baru" yang akan dibangun di negara itu.

"Jika Suriah membangun struktur yang benar-benar stabil dengan formasi baru ini, menurut saya, ini akan memiliki posisi yang sangat kuat di dunia Islam," tambahnya.

Sembari mendorong penyelesaian berbagai masalah mendesak seperti kelangkaan energi dan tantangan keamanan di negara tetangganya itu, Erdogan berjanji untuk menyelesaikan masalah energi Suriah dengan cepat dan memperkuat hubungan perdagangan dengan Damaskus dan Irak.

"Kami akan mengintensifkan hubungan dagang dengan Irak dan Suriah. Ini akan membawa momentum baru bagi Suriah dan Turki dalam segala hal," katanya.

Erdogan juga membahas masalah keamanan regional, dan menyerukan konsistensi dalam cara negara-negara Barat memperlakukan kelompok teroris.

"Seperti halnya Daesh/ISIS tidak dapat menggelar demonstrasi di jalan-jalan dan alun-alun negara-negara Barat, PKK dan afiliasinya juga demikian," katanya.

Seraya menekankan berkurangnya pengaruh PKK, Erdogan mengatakan bahwa kelompok teror dan organisasi afiliasi itu telah "mencapai akhir masa hidup mereka."

Terkait isu geopolitik yang lebih luas, Erdogan mendesak negara-negara Barat, khususnya AS, untuk mengambil tindakan terhadap pendudukan Israel di wilayah Suriah.

"Harus ditegaskan dengan lantang bahwa pendudukan Israel atas wilayah Suriah tidak dapat diterima," tegasnya.

Erdogan juga menyoroti kekejaman yang dilakukan di Penjara Sednaya, yang terletak di dekat Damaskus, di bawah pemerintahan Assad sebagai lambang pelanggaran rezimnya.

"Kekejaman, pembunuhan di luar proses hukum, dan ketidakadilan di sana merupakan gambaran paling menyakitkan dari realitas (di bawah) rezim Ba'ath," katanya, seraya berjanji untuk "menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan ini berdasarkan hukum internasional."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.