Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Terpuruk di Akhir Pekan ke Level 7.324,79

📅 Sabtu, 14 Des 2024, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Terpuruk di Akhir Pekan ke Level 7.324,79 Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bur­sa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah dipimpin oleh saham-saham sektor barang baku (basic materials).

IHSG ditutup melemah 69,45 poin atau 0,94 persen ke posisi 7.324,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,18 poin atau 1,05 per­sen ke posisi 865,7q.

“Bursa regional Asia bergerak variatif (mixed), sejumlah sentimen tampaknya memberikan warna menjelang akhir pekan ini. Dari Eropa, Bank Sentral Eropa telah memang­kas suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi,” se­but Tim Riset Pimarmas Investindo Sekuritas dalam kajian­nya di Jakarta, Jumat (13/12).

Namun demikian, pelaku pasar lebih memfokuskan perhatian pada komentar Presiden Christine Lagarde ya­ng menekankan bahwa perang melawan inflasi belum ber­akhir, yang memberikan gambaran bahwa ancaman infla­si masih membayangi kebijakan Bank Sentral Eropa, ter­utama di tengah ketidakstabilan politik di beberapa negara Eropa serta potensi pengenaan tarif besar yang diusulkan oleh Presiden terpilih AS, Donald Trump.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan gejolak dalam per­dagangan global, yang pada akhirnya dapat menurunkan kepercayaan konsumen dan bisnis.

Selanjutnya, pelaku pasar juga memusatkan perhati­an pada rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) menje­lang pertemuan The Fed pekan depan. Data Initial Job­less Claims AS meningkat dari 225 ribu menjadi 242 ribu, sementara Continuing Jobless Claims naik dari 1,871 juta menjadi 1,886 juta.

Data ini menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga ker­ja AS masih belum sepenuhnya solid. Dari Tiongkok, per­temuan tahunan para pemimpin tertinggi yang dikenal se­bagai Konferensi Kerja Ekonomi Pusat (CEWC) pada 11–12 Desember menghasilkan kebijakan untuk mendorong kon­sumsi domestik, dengan menargetkan defisit anggaran ya­ng lebih besar dan suku bunga yang lebih rendah pada ta­hun depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.