Tren Harga Pangan Dunia Terus Naik, Penting Kurangi Kebergantungan pada Impor
📅 Senin, 09 Des 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim RedaksiDengan kondisi seperti itu, maka upaya untuk meningkatkan produksi pangan dalam negeri sangat penting untuk mengurangi kebergantungan pada impor, terutama beras yang dalam dua tahun terakhir mengalami lonjakan signifikan.
“Kenaikan harga pangan global memperlihatkan betapa rentannya sistem pangan yang bergantung pada impor. Kebergantungan yang tinggi pada pangan luar negeri dapat menyebabkan kerentanan terhadap fluktuasi harga dan pasokan,”tegas Muliarta.
Oleh karena itu, meningkatkan produksi dalam negeri menjadi kunci untuk mencapai ketahanan pangan. Produksi pangan lokal yang lebih banyak akan meminimalkan dampak perubahan harga pangan global dan memastikan ketersediaan pangan yang stabil bagi penduduk.
Dalam jangka pendek, strategi yang dapat ditempuh adalah memberi akses yang baik ke petani mendapatkan pupuk, benih unggul, dan alat pertanian modern. Hal itu dapat dilakukan melalui subsidi dan program distribusi yang efisien.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, mengintensifkan program penyuluhan guna menerapkan praktik pertanian yang baik, termasuk cara mengatasi dampak cuaca ekstrem. “Ini akan membantu petani untuk meningkatkan hasil panen mereka dalam waktu singkat,"ungkap Muliarta
Strategi jangka pendek lainnya, tambah dia, dengan memperbaiki infrastruktur transportasi dan penyimpanan untuk memastikan hasil pertanian dapat didistribusikan dengan cepat dan efisien ke pasar. Kemudian, dengan mengimplementasikan kebijakan yang melindungi harga komoditas agar tetap stabil bagi petani sehingga mereka termotivasi untuk meningkatkan produksi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!