Riset Ungkap Alat Kontrasepsi IUD Berisiko Picu Kanker Payudara, Adakah Alternatif untuk Laki-laki?
📅 Minggu, 01 Des 2024, 15:30 WIB | Oleh: Tim PenulisAgar lebih mudah dijangkau, akses layanan vasektomi perlu diperluas ke setiap puskesmas. Dalam hal ini, pemerintah perlu membuka lapangan kerja lebih banyak dan melatih tenaga kesehatan (nakes) puskesmas untuk memberikan konseling seputar vasektomi maupun menjalankan prosedurnya. Pemerintah pusat maupun daerah juga perlu menyalurkan insentif bagi kader KB dan nakes yang terlibat.
Supaya masyarakat berkenan melakukan vasektomi, mitos seputar prosedur ini perlu diluruskan dengan mensosialisasikan hasil penelitian mengenai vasektomi lewat media sosial, promosi langsung kepada keluarga yang berencana KB, maupun poster dan brosur untuk dibagikan kepada masyarakat.
Selain itu, gandeng tokoh publik yang lakukan vasektomi untuk memberikan testimoni mengenai keberhasilan prosedur KB tersebut. Libatkan pula tokoh agama dan masyarakat dalam sosialisasi manfaat vasektomi untuk mencegah kehamilan, begitu pula dengan prosedurnya yang tidak melanggar nilai-nilai agama maupun sosial.
Dengan melibatkan semua pihak, sosialisasi mengenai vasektomi sebagai kontrasepsi yang aman bisa lebih maksimal. Angka keterlibatan laki-laki dalam menggunakan KB di Indonesia pun akan meningkat sehingga mengurangi risiko gangguan kesehatan pada perempuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Astri Ferdiana, Assistant Professor at the Faculty of Medicine, Universitas Mataram; Ario Danianto, dr.SpOG, Subsp K.Fm/Dosen, Universitas Mataram, dan Rohani, Dosen Kesehatan Reproduksi dan Kesehatan ibu dan Anak (KIA Kespro), Universitas Mataram
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!