Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Perebutkan Gelar Juara
📅 Senin, 20 Jul 2026, 01:10 WIB | Oleh: AndesEAST RUTHERFORD, New Jersey – Setelah hampir enam pekan penuh drama, kejutan, dan persaingan sengit, Piala Dunia 2026 akhirnya mencapai puncaknya. Stadion New York New Jersey di East Rutherford, Minggu (19/7), bersiap menggelar laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina dalam duel perebutan gelar juara dunia.
Dilansir dari The Straits Times, Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk memburu gelar juara dunia keduanya. Sementara itu, Argentina bertekad mempertahankan trofi yang diraih empat tahun lalu sekaligus berharap menutup karier gemilang Lionel Messi dengan satu gelar Piala Dunia lagi.
Kondisi cuaca yang sempat dikhawatirkan akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Kanada berangsur membaik. Langit cerah dan suhu yang lebih sejuk menyambut ribuan suporter yang memadati kawasan East Rutherford menjelang pertandingan.
Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam laga final membuat pengamanan diperketat. Ratusan jurnalis, pengisi acara, dan relawan harus mengantre hingga tiga jam untuk melewati pemeriksaan ketat oleh Secret Service. Sementara itu, para penonton dapat memasuki stadion lebih cepat, meski tetap harus mengantre panjang untuk membeli makanan dan merchandise resmi.
Suporter kedua tim mulai berdatangan beberapa jam sebelum pertandingan yang dijadwalkan dimulai pukul 15.00 waktu setempat (19.00 GMT). Mereka mengenakan seragam khas Argentina berwarna biru-putih maupun Spanyol dengan kombinasi merah-kuning. Sebelum kick-off, panitia menggelar upacara penutupan yang dimeriahkan oleh Post Malone dan Tom Cruise mulai pukul 13.30 waktu setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sentuhan khas Amerika
Upacara penutupan juga menghadirkan penyanyi Jennifer Hudson yang membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat, sementara tenor Christopher Macchio menyanyikan America the Beautiful. Final kali ini menjadi edisi pertama sejak Piala Dunia 1930 yang mempertemukan dua negara berbahasa Spanyol di partai puncak.
Sepanjang turnamen, penyelenggara mengadopsi sejumlah tradisi khas olahraga Amerika Serikat, meski menuai pro dan kontra. Di antaranya adalah jeda "hidrasi" di tengah setiap babak yang dimanfaatkan stasiun televisi untuk menayangkan iklan tambahan, serta pemberian cincin juara kepada tim pemenang.
Pada laga final, penyelenggara juga menghadirkan pertunjukan turun minum bergaya Super Bowl yang dibintangi Madonna dan Shakira. Konsep tersebut diperkirakan memperpanjang jeda turun minum dari biasanya 15 menit menjadi sedikitnya 20 menit, bahkan bisa mencapai 30 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Antusiasme tinggi
Meski harga tiket mencapai ribuan dolar AS, antusiasme penonton tetap tinggi. Banyak suporter rela mengeluarkan biaya besar demi menyaksikan langsung pertemuan dua raksasa sepak bola dunia tersebut.
Puluhan pemegang tiket juga mengantre di gerai merchandise resmi untuk membeli cendera mata, termasuk jersey yang dijual sekitar 130 dolar AS. Dukungan di stadion terlihat relatif berimbang antara pendukung Argentina dan Spanyol.
"Saya berada di final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan saat Spanyol menjadi juara. Saya tidak yakin akan mendapat kesempatan ketiga dalam hidup untuk menyaksikan final seperti ini," kata Dxema Azcarate, suporter Spanyol yang mengenakan jersey tim nasional dan melukis bendera negaranya di pipi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!