Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Ancam Gunakan Lagi Misil Hipersonik

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Ancam Gunakan Lagi Misil Hipersonik Doc: AFP/RAMIL SITDIKOV
Ket. Vladimir Putin

KYIV - Presiden Russia, Vladimir Putin, pada Kamis (28/11) mengancam akan menyerang pusat-pusat pengambilan keputusan di Kyiv, Ukraina, dengan misil hipersonik baru milik Russia. Ancaman tersebut ia sampaikan beberapa jam setelah Moskwa menghantam jaringan listrik Ukraina dalam sebuah serangan, yang menyebabkan satu juta orang kehilangan aliran listrik.

Russia menembakkan lebih dari 90 misil dan sekitar 100 drone selama serangan itu, menurut Kyiv. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mendesak sekutu-sekutunya untuk memberikan tanggapan tegas terhadap apa yang disebutnya sebagai aksi pemerasan oleh Russia.

Putin mengatakan serangan baru itu adalah tanggapan terhadap serangan Ukraina di wilayahnya yang menggunakan misil-misil Barat.

Perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun itu telah mengalami eskalasi tajam dalam beberapa hari terakhir, dengan kedua belah pihak mengerahkan senjata-senjata baru dalam upaya untuk menang sebelum Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump, memangku jabatan pada Januari.

“Kami tidak akan mengesampingkan penggunaan Oreshnik terhadap militer, industri militer, atau pusat pengambilan keputusan, termasuk di Kyiv,” kata Putin dalam konferensi pers di ibu kota Kazakhstan, Astana. Oreshnik adalah nama dari misil hipersonik terbaru Russia.

Distrik pemerintahan Kyiv, sebuah area di ibu kota tempat beberapa gedung pemerintahan berada, dilindungi dengan pengamanan yang ketat, tetapi kekhawatiran terhadap kondisinya telah meningkat selama sepekan terakhir.

Russia pekan lalu menguji misil balistik Oreshnik barunya di Ukraina, dan Putin dengan bangga mengatakan pada Kamis, bahwa menembakkan beberapa senjata sekaligus akan memiliki kekuatan yang setara dengan serangan nuklir atau hantaman “meteorit”.

Pemimpin Kremlin tersebut mengatakan serangan semalam itu merupakan respons terhadap serangan berkelanjutan di wilayah Russia oleh misil ATACMS buatan AS. “Seperti yang telah saya katakan berulang kali, akan selalu ada respons dari pihak kami,” ucap Putin.

Eskalasi yang Dicela

Serangan itu terjadi saat Ukraina bersiap menghadapi musim dingin yang berat, dengan sebagian besar infrastruktur energinya telah rusak akibat perang selama hampir tiga tahun, dan saat pasukan Russia merangsek maju ke wilayah Ukraina timur.

Ketegangan meningkat selama beberapa pekan terakhir, karena kedua belah pihak berupaya mengamankan kemenangannya di medan perang, menjelang pelantikan Trump pada Januari.

Putin mengisyaratkan bahwa dia memiliki harapan untuk masa jabatan kedua Trump, dan menggambarkan Trump sebagai orang cerdas yang mampu menemukan solusi, tanpa menyebutkan apa yang dia maksud.

Sementara Zelenskyy menuding bahwa Russia juga telah menembakkan bom tandan selama serangan itu dan menyebutnya sebagai eskalasi taktik teroris Russia yang sangat tercela. Sedangkan Kementerian Energi Ukraina mengatakan itu adalah serangan besar-besaran Russia ke-11 terhadap infrastruktur energi sipil di negaranya sepanjang tahun ini.

Seorang pejabat senior PBB, Rosemary DiCarlo, bulan ini memperingatkan serangan Russia terhadap infrastruktur energi Ukraina dapat membuat musim dingin ini menjadi yang paling menyulitkan sejak dimulainya perang. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.