Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uni Eropa Sambut Baik Gencatan Senjata di Lebanon

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 01:00 WIB | Oleh:
Uni Eropa Sambut Baik Gencatan Senjata di Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu/py
Ket. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell.

LONDON – Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, pada Selasa (26/11), menyambut baik kesepakatan gencatan senjata di Lebanon dan menyebutnya sebagai kelegaan di tengah situasi yang menghancurkan di Timur Tengah.

Dalam pernyataan di platform media sosial X, Borrell memuji upaya mediasi yang dilakukan oleh Prancis dan Amerika Serikat (AS) untuk mengamankan kesepakatan tersebut.

"Kesepakatan gencatan senjata di Lebanon adalah kelegaan di tengah situasi menghancurkan di Timur Tengah. Saya ingin memuji Prancis dan AS atas mediasi mereka," tulis Borrell.

Seperti dikutip dari Antara, Borrell menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan gencatan senjata untuk melindungi nyawa warga di Lebanon dan Israel, serta untuk memfasilitasi kembalinya pengungsi internal ke tempat asal mereka.

"Hal yang krusial saat ini adalah memastikan gencatan senjata tetap bertahan," kata Borrell menambahkan.

Borrell juga menyoroti pentingnya implementasi penuh Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, yang mengatur langkah-langkah untuk menjaga perdamaian dan keamanan di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Dalam seruannya kepada para pemimpin politik Lebanon, Borrell kembali menegaskan desakan Uni Eropa agar Lebanon segera memilih presiden, mengingat kebuntuan politik yang berkepanjangan perlu segera diatasi.

Borrell menekankan hak rakyat Lebanon untuk memulihkan kedaulatan penuh atas urusan negara mereka tanpa campur tangan asing. Ia mengisyaratkan kekhawatiran Eropa atas pengaruh luar dalam politik domestik Lebanon.

Pernyataan Bersama

Presiden AS, Joe Biden, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengeluarkan pernyataan bersama. "Hari ini, setelah berminggu-minggu diplomasi tanpa lelah, Israel dan Lebanon telah menerima penghentian permusuhan di antara mereka," kata mereka.

"Pengumuman ini akan menciptakan kondisi untuk memulihkan ketenangan yang berkelanjutan dan memungkinkan penduduk di kedua negara kembali dengan aman ke rumah mereka di kedua sisi Garis Biru," menurut pernyataan itu.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon, seraya menyerukan agar kesepakatan tersebut menjadi "solusi politik yang bertahan lama."

"Kita harus melihat kemajuan segera menuju kesepakatan gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera, dan pencabutan pembatasan atas bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan," ujarnya.

Menteri Luar Negeri Irlandia, Michael Martin, menyambut baik pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah di Lebanon."Kedua pihak harus menggunakan gencatan senjata ini untuk bekerja sama secara konstruktif guna mencapai perdamaian yang tahan lama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.