Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Daya Saing untuk Ambil Keuntungan dari Perang Dagang

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 01:23 WIB | Oleh:
Tingkatkan Daya Saing untuk Ambil Keuntungan dari Perang Dagang Doc: REUTERS/JASON LEE
Ket. Illustrasi: Bendera dan dolar Amerika Serikat bersanding dengan Bendera dan yuan China

JAKARTA – Indonesia memiliki peluang untuk memanfaatkan perang dagang tersebut, terutama untuk produk-produk elektronik. Namun, peluang tersebut hanya akan terwujud jika Indonesia mampu meningkatkan daya saing produknya.

“Indonesia harus mampu menekan biaya produksi dan harga produk agar bisa mengisi kekosongan pasar AS yang ditinggalkan Tiongkok. Selain itu, perjanjian multilateral juga sangat krusial untuk memperluas jaringan perdagangan internasional,” kata Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, di Jakarta, Rabu (27/11).

Hal itu disampaikan Esther merespons rencana Donald Trump yang akan mengenakan tarif tambahan 10 persen pada produk-produk Tiongkok saat dia dilantik sebagai Presiden AS pada Januari 2025. Ini memicu kekhawatiran akan terjadinya perang dagang baru antara dua negara Adidaya tersebut.

Seperti dikutip dari Antara, Esther mengatakan jika tida bisa mengambil peluang maka Indonesia hanya akan menjadi penonton dalam persaingan global ini.

Lebih lanjut, Esther mengatakan berdasarkan pengalaman perang dagang AS dan Tiongkok yang terjadi pada tahun 2019, Vietnam menjadi negara yang paling diuntungkan.

1732731468_ce7f678a87a8ac5108ab.jpg

Kedekatan Geografis

Dengan memanfaatkan kedekatan geografis dan banyaknya perjanjian perdagangan, Vietnam diprediksi akan kembali menjadi tujuan transit produk-produk Tiongkok menuju pasar AS.

"Sehingga produk Tiongkok dikirim ke Vietnam dulu dan diekspor melalui Vietnam dengan label made in Vietnam," ujar dia.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, sebelumnya menyatakan tarif impor tinggi yang kemungkinan bakal diterapkan Trump saat menjabat sebagai Presiden AS tidak hanya akan berdampak terhadap Tiongkok, tetapi juga negara-negara Asean. Ia mengatakan pemerintah akan mengantisipasi kebijakan Trump tersebut.

"Tidak hanya Tiongkok, negara-negara Asean seperti Vietnam dan lainnya mungkin juga akan dijadikan fokus terhadap pengenaan tarif impor ini," kata Menkeu.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebut pengenaan tarif terhadap beberapa produk impor, seperti Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) yang dilakukan pemerintah dikhawatirkan dapat menimbulkan perang dagang.

Ketua Komite Perdagangan Luar Negeri/Pengembangan bidang Perdagangan Apindo, Budihardjo Iduansjah, menyampaikan pemerintah perlu mewaspadai balasan dari negara lain yang mendapat pengenaan tarif itu.

"Kami khawatir itu bisa memicu perang dagang sebenarnya. Kami banyak pengenaan tarif, misalnya dari negara apa, kita tarifin," ujar Budihardjo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.