Akhirnya Perdamaian Terwujud, Dunia Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
📅 Rabu, 27 Nov 2024, 11:45 WIB | Oleh: Tim PenulisMenteri Luar Negeri Irlandia Michael Martin mengatakan, "Saya menyambut baik pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah di Lebanon."
"Kedua pihak harus menggunakan gencatan senjata ini untuk bekerja sama secara konstruktif guna mencapai perdamaian yang tahan lama," katanya menambahkan.
Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib melalui X menyampaikan, "Kesepakatan gencatan senjata di Lebanon adalah langkah penting untuk menghentikan peningkatan ketegangan di Timur Tengah."
"Kami menyerukan gencatan senjata di seluruh wilayah, termasuk Gaza. Hanya dengan melanjutkan negosiasi solusi dua negara kita dapat membawa perdamaian. Warga sipil harus dilindungi," ujarnya.
Menteri Luar Negeri Slovenia Tanja Fajon menyatakan, "... Saya juga menaruh harapan untuk gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera, dan akhir dari penderitaan parah yang dialami para warga di sana."
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menyebut gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah sebagai "secercah harapan untuk seluruh kawasan."
"Gencatan senjata ini menunjukkan apa yang mungkin dicapai melalui jalur diplomasi: Kita juga sangat membutuhkan gencatan senjata di Gaza saat ini sehingga para sandera, termasuk warga Jerman, dapat dibebaskan," ujarnya.
"... dan penderitaan serta kelaparan ratusan ribu orang, terutama perempuan dan anak-anak, dapat segera diakhiri," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares melalui X juga menyampaikan bahwa pengumuman gencatan senjata di Lebanon adalah kabar baik bagi perdamaian dan keamanan.
"Sekarang, kita harus melanjutkan implementasi Resolusi 1701," kata Albares.
Menteri Luar Negeri Belanda Caspar Veldkamp menyebut kesepakatan tersebut sebagai "langkah penting untuk mengakhiri permusuhan dan menurunkan ketegangan di kawasan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan, "Pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah adalah kabar yang sangat menggembirakan."
"Lebanon kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas internal berkat berkurangnya pengaruh Hizbullah," katanya.
Sebelumnya pada Selasa malam, kabinet keamanan Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Presiden AS Joe Biden memastikan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati perjanjian itu, yang akan berlaku pada Rabu mulai pukul 04.00 waktu setempat (09.00 WIB).
“Kabinet Keamanan malam ini, dengan suara 10-1, menyetujui usulan Amerika Serikat untuk pengaturan gencatan senjata di Lebanon,” demikian bunyi pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!