Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Perdamaian Terwujud, Dunia Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon

📅 Rabu, 27 Nov 2024, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Perdamaian Terwujud, Dunia Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell.

London - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Selasa (26/11) menyambut baik kesepakatan gencatan senjata baru-baru ini di Lebanon, dan menyebutnya sebagai "kelegaan di tengah situasi yang menghancurkan di Timur Tengah."

Dalam pernyataan di platform media sosial X, Borrell memuji upaya mediasi yang dilakukan oleh Prancis dan Amerika Serikat (AS) untuk mengamankan kesepakatan tersebut.

"Kesepakatan gencatan senjata di Lebanon adalah kelegaan di tengah situasi menghancurkan di Timur Tengah. Saya ingin memuji Prancis dan AS atas mediasi mereka," tulisnya.

Ia menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan gencatan senjata untuk melindungi nyawa warga di Lebanon dan Israel, serta untuk memfasilitasi kembalinya pengungsi internal ke tempat asal mereka.

"Hal yang krusial saat ini adalah memastikan gencatan senjata tetap bertahan," katanya menambahkan.

Borrell juga menyoroti pentingnya implementasi penuh Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, yang mengatur langkah-langkah untuk menjaga perdamaian dan keamanan di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Dalam seruannya kepada para pemimpin politik Lebanon, ia kembali menegaskan desakan Uni Eropa agar Lebanon segera memilih presiden, mengingat kebuntuan politik yang berkepanjangan perlu segera diatasi.

Ia juga menekankan hak rakyat Lebanon untuk "memulihkan kedaulatan penuh atas urusan negara mereka tanpa campur tangan asing." Ia mengisyaratkan kekhawatiran Eropa atas pengaruh luar dalam politik domestik Lebanon.

Reaksi banyak negara

Presiden AS Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan bersama.

"Hari ini, setelah berminggu-minggu diplomasi tanpa lelah, Israel dan Lebanon telah menerima penghentian permusuhan di antara mereka," kata mereka.

"Pengumuman ini akan menciptakan kondisi untuk memulihkan ketenangan yang berkelanjutan dan memungkinkan penduduk di kedua negara kembali dengan aman ke rumah mereka di kedua sisi Garis Biru," menurut pernyataan itu.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon, seraya menyerukan agar kesepakatan tersebut menjadi "solusi politik yang bertahan lama."

"Kita harus melihat kemajuan segera menuju kesepakatan gencatan senjata di Gaza, pembebasan semua sandera, dan pencabutan pembatasan atas bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.