Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara Berkembang Kritik Sasaran Pendanaan Iklim COP29

📅 Senin, 25 Nov 2024, 02:30 WIB | Oleh:
Negara Berkembang Kritik Sasaran Pendanaan Iklim COP29 Doc: AFP/Laurent THOMET
Ket. Para aktivis membentangkan banner yang bertuliskan tuntutan agar negara-negara kaya membantu negara berkembang dalam menghadapi pemanasan global saat digelar Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP29) di Baku, Azerbaijan, pada 21 November lalu

BAKU - Sejumlah negara maju dan berkembang menyuarakan kritik terhadap jumlah sasaran pendanaan COP29 yang diusulkan dalam dokumen hasilnya. Konferensi iklim PBB COP29 merilis dokumen tersebut pada Minggu (24/11) pagi.

Konferensi di ibu kota Azerbaijan, Baku, tersebut berakhir pada Minggu setelah perpanjangan perundingan selama dua hari. Hal yang menjadi kendala utama adalah sasaran pendanaan baru untuk membantu negara-negara berkembang mengatasi perubahan iklim.

“Dokumen tersebut mengatakan para perunding sepakat untuk menetapkan sasaran menyediakan setidaknya 300 miliar dollar per tahun dari berbagai sumber di bawah kepemimpinan negara-negara maju selambatnya tahun 2035. Dokumen itu juga menyerukan semua negara dan lembaga yang terlibat untuk bekerja sama guna meningkatkan pembiayaan hingga 1,3 triliun dollar setiap tahunnya untuk negara-negara berkembang selambatnya tahun 2035,” lapor kantor berita NHK.

Namun, sejumlah negara menyuarakan kritik tepat setelah dokumen tersebut disahkan, dengan mengatakan target pembiayaan terlalu rendah. SB/NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.