Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Nilai PT Pindad Mampu Perkuat Sistem Pertahanan Indonesia

📅 Minggu, 24 Nov 2024, 13:24 WIB | Oleh:
DPR Nilai PT Pindad Mampu Perkuat Sistem Pertahanan Indonesia Doc: ANTARA/HO-PT Pindad
Ket. MV3 Garuda Limousine, mobil karya PT Pindad yang digunakan sebagai kendaraan Presiden RI Prabowo Subianto usai pelantikannya di Jakarta, Minggu (20/10/2024).

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ahmad Heryawan menilai PT Pindad mampu memperkuat sistem pertahanan Indonesia sehingga perlu mendorong perusahaan ini untuk terus memproduksi alutsista unggulan.

"Apa yang sudah diproduksi PT Pindad selama ini tidak kalah dengan produk negara lain. Kami berharap semua itu cukup kuat untuk mendukung sistem pertahanan TNI kita," ujar Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (24/11).

Aher merujuk produk-produk unggulan PT Pindad seperti senjata antidrone SPS-1 dan Maung MV3 Mobile Jammer.

Ia mengatakan bahwa pengembangan dalam sisi teknologi harus terus berkelanjutan sehingga mendukung percepatan kemandirian dan modernisasi alutsista TNI.

"Jadi, intinya, ketika kita yakini bahwa produk Pindad bagus dan berkualitas, ya tentu harus didorong untuk bisa terus mengembangkan produk-produknya, serta meningkatkan kuantitas produksinya," kata Aher.

Komisi I DPR RI akan ikut berjuang agar PT Pindad dapat terus berkarya dengan lancar dan tanpa hambatan. Dengan demikian, ke depan akan makin banyak produk alutsista dan kendaraan yang dapat dihasilkan oleh PT Pindad.

Produk-produk alutsista dari PT Pindad diyakini akan menjadi kebanggaan nasional. Oasalnya, sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dalam industri pertahanan dalam negeri yang terlibat dalam program penguatan industri pertahanan, perusahaan ini melaksanakan tugas yang cukup berat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan alutsista dan meningkatkan kapasitas produksi.

Dalam keterangan resminya pada hari Jumat (8/11), Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengemukakan bahwa pihaknya saat ini menyiapkan produksi MV3 Maung untuk kendaraan dinas menteri dan jajaran pejabat.

Abraham Mose menjelaskan bahwa PT Pindad saat ini terus berkoordinasi dengan Pemerintah sebelum memproduksi Maung generasi ketiga itu.

MV3 Garuda merupakan jenis Maung yang diperuntukkan sebagai kendaraan operasional (ranops). Pindad sejauh ini telah memproduksi MV3 Garuda Limousine yang telah digunakan sebagai mobil kepresidenan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.