Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Melebihi Target! Prabowo Raih Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dollar AS

📅 Jumat, 22 Nov 2024, 09:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melebihi Target! Prabowo Raih Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dollar AS Doc: ANTARA/HO-Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Inggris, Kamis (21/112024).

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa komitmen investasi senilai total 18,5 miliar dolar AS yang diperoleh dari lawatannya ke sejumlah negara pada 8-21 November 2024, berhasil melampaui ekspektasi.

"Agak-agak melebihi. Jadi, saya pulang bawa komitmen total 18,5 miliar dolar AS, saya kira ini cukup bagus," kata Presiden Prabowo Subianto di Inggris, Kamis (21/11), diikuti via siaran dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat (22/11) pagi.

Menurut Presiden, capaian tersebut telah menunjukkan kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi yang menjanjikan di Indonesia.

Untuk merespons hal itu, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Indonesia dalam menciptakan ekosistem investasi yang bersih dari praktik korupsi.

"Jadi, kita ya tentunya harus lebih hati-hati, kita tentunya pemerintah yang bersih dan mereka sangat menghargai itikad kita," katanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani yang turut mendampingi Presiden menjelaskan bahwa keberhasilan Presiden Prabowo dalam membawa komitmen investasi tak lepas dari peran diplomasi ke sejumlah negara dan forum pertemuan internasional.

Selama sebulan pertama masa kepemimpinannya, kata Sri, Presiden telah melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan para pemimpin dunia di Beijing, serta berpartisipasi dalam forum APEC, G20 dan terbaru di Inggris.

"Ya Bapak tadi sudah mengatakan melebihi target, tapi yang penting Presiden sudah mengatakan bertemu dengan para 'leaders' secara bilateral di Beijing kemudian di APEC, G20 dan sekarang di UK," katanya.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa dalam setiap kesempatan, Presiden Prabowo konsisten menyampaikan visi dan prioritas pemerintahan, yang tercermin dalam pidato-pidato beliau setelah pelantikan.

Menurut Menkeu, Presiden menekankan komitmennya untuk membuka Indonesia terhadap peluang bisnis, sekaligus mengatasi masalah-masalah seperti inefisiensi, korupsi, dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk investasi.

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk menciptakan lapangan kerja, memberantas kemiskinan, dan mengurangi pengangguran, yang menjadi prioritas utama bagi pemerintahan saat ini, kata Sri menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Tradisi Sembahyang Jelang Ritual Bakar Tongkang

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Tradisi Sembahyang Jelang R...

Pertumbuhan Jumlah Penduduk Indonesia

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pertumbuhan Jumlah Penduduk...

Serapan Pekerja di Kawasan Industri Indonesia

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Serapan Pekerja di Kawasan ...

Ketersediaan Pupuk Subsidi Nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Ketersediaan Pupuk Subsidi ...

Tiongkok Intensifkan Patroli di Scarborough Shoal

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Intensifkan Patrol...
Luar Negeri
Keiko Fujimori Terpilih seb...

Korsel-Ukraina Bahas Tawanan Perang Korut

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel-Ukraina Bahas Tawana...
Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!

Shell dan Pertamina Kompak Pangkas Harga BBM Per 1 Juli 2026, Intip Siapa Paling Murah!

01 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.