Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Deras Rabu Siang Akibatkan Banjir di Permukiman Lebak

📅 Rabu, 20 Nov 2024, 17:17 WIB | Oleh:
Hujan Deras Rabu Siang Akibatkan Banjir di Permukiman Lebak Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Siswa SD Persatuan Islam (Persis) Rangkasbitung Kabupaten Lebak dilanda banjir akibat hujan deras berlangsung selama tiga jam.

RANGKASBITUNG - Sejumlah pemukiman di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten,  dilanda banjir dengan ketinggian berkisar antara 20 sampai 80 sentimeter akibat hujan deras yang berlangsung selama tiga jam mulai pukul 12.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

 "Kami kini sibuk untuk membersihkan perabotan rumah tangga yang tergenang banjir," kata Samsiah (60) warga Komdik Rangkasbitung, Rabu.

 Banjir yang melanda pemukiman itu karena saluran drainase kecil sehingga arus air tidak berjalan lancar.

 Biasanya, pemukiman Komdik dan Pondok Pesantren Persis serta Pasir Kongsen Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, jika hujan deras berlangsung dua sampai tiga jam pasti kebanjiran.

"Kami berharap pemerintah daerah bisa merealisasikan pembangunan drainase sehingga arus air berjalan lancar ke Sungai Ciujung jika hujan deras," katanya.Begitu juga Johan, warga Komdik Rangkasbitung, mengaku rumahnya tergenang banjir setinggi 30 sentimeter karena hujan begitu deras dan berlangsung selama tiga jam."Kami sekarang bersama keluarga membersih rumah yang tergenang banjir setelah hujan mereda," katanya.Yusuf, siswa SD Persis Rangkasbitung, mengatakan  terpaksa pulang setelah ruang kelasnya tergenang banjir setinggi 20 sentimeter. "Kami tentu tidak bisa belajar dengan baik setelah dilanda hujan deras itu," kata Yusuf.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Pratama Rizky mengatakan sejumlah pemukiman di Rangkasbitung dilanda banjir akibat buruknya drainase.

Namun, menurutnya, banjir tersebut tidak berlangsung lama dan cepat surut usai hujan mereda

"Kami berharap warga tetap waspada karena selama sepekan ke depan curah hujan tinggi dan dipastikan menimbulkan banjir," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.