AS Desak Google Jual Peramban “Chrome”
📅 Rabu, 20 Nov 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/KIMIHIRO HOSHINO
SAN FRANCISCO – Amerika Serikat (AS) akan mendesak hakim agar membuat perusahaan induk Google, Alphabet, menjual peramban Chrome yang banyak digunakannya dalam tindakan keras antimonopoli besar-besaran terhadap raksasa internet itu, menurut laporan media pada Senin (18/11).
Pejabat antimonopoli di Kementerian Kehakiman AS sejauh ini menolak mengomentari laporan Bloomberg bahwa mereka akan meminta penjualan Chrome dan perombakan aspek lain dari bisnis Google di pengadilan pada Rabu (20/11).
Pejabat kehakiman pada Oktober lalu mengatakan mereka akan menuntut Google membuat perubahan mendalam terhadap cara menjalankan bisnisnya, bahkan mempertimbangkan kemungkinan pembubaran, setelah raksasa teknologi itu diketahui menjalankan monopoli ilegal.
Google diketahui telah menguasai 90 persen pangsa pasar pencarian daring AS pada tahun 2020, dengan pangsa yang lebih tinggi lagi, 95 persen, pada perangkat seluler.
“Upaya hukum yang diajukan meliputi penerapan tindakan yang mengekang kecerdasan buatan Google dalam menyadap data situs web dan melarang sistem operasi seluler Android digabungkan dengan penawaran lain milik perusahaan tersebut,” menurut laporan tersebut. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!