Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekurangan Guru, 90 Tenaga Pengajar dari Indonesia Cerdas Mengajar 137 SD-SMP Jayawijaya

📅 Senin, 14 Sep 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kekurangan Guru, 90 Tenaga Pengajar dari Indonesia Cerdas Mengajar 137 SD-SMP Jayawijaya Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayawijaya Atenius Murib diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papia Pegunungan terkait keberadaann tenaga guru dari Yayasan Indonesia cerdas.

WAMENA - Sebanyak 90 tenaga guru Yayasan Indonesia Cerdas mengajar di 137 SD dan SMP daerah setempat guna membantu kekurangan ketersediaan guru di Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas telah berlangsung lama dan kembali dilanjutkan pada tahun 2025 hingga saat ini.

“Tahun 2025 Yayasan Indonesia Cerdas mengirim 50 tenaga guru dan tahun ini ditambah 40 tenaga guru dari Nusantara untuk membantu memenuhi kebutuhan kekurangan guru di 137 SD-SMP Jayawijaya,” katanya.

Menurut dia, guru-guru dari Yayasan Indonesia Cerdas memiliki karakter yang luar biasa karena dapat bertahan di tempat tugas dan menyatu dengan warga sekitar.

“Guru-guru dari Yayasan Indonesia Cerdas mampu beradaptasi dengan warga sekitar dan mereka mampu berada di tempat tugas dalam jangka waktu lama, sehingga dapat membantu mengajar anak-anak kita,” ujarnya.

Dia menjelaskan kehadiran guru-guru Yayasan Indonesia Cerdas membantu memberikan pendidikan bagi generasi muda Jayawijaya yang berada di daerah pelosok.

“Kami bersyukur dengan adanya tenaga guru kontrak ini, kekurangan guru yang selama ini dialami dapat diatasi sehingga anak-anak kita di daerah pelosok bisa memperoleh pendidikan dengan baik,” katanya.

Dia berharap masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan dapat menjaga dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga lainnya yang mengabdi dan membantu percepatan pembangunan di daerah ini.

“Kami berharap masyarakat 328 kampung dan empat kelurahan dapat menjaga tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga lainnya, yang berada di daerah mereka supaya mereka betah dan membantu percepatan pembangunan di Jayawijaya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Menuju MotoGP Mandalika 202...
Nasional
Kecelakaan KM Virgo Transpo...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Juara US Open, Rybakina Kok...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.