Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

📅 Senin, 18 Nov 2024, 03:30 WIB | Oleh:
Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, pekan lalu.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari pendidikan karakter. Menurutnya, program tersebut tidak hanya terkait dengan pemberian gizi dan makanan sehat saja.

“Program MBG harus menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kepribadian yang mulia pada peserta didik,” ujar Mu’ti, dalam keterangannya kepada awak media, di Jakarta, Minggu (17/11).

Dia menjelaskan, melalui program MBG, pihaknya ingin membentuk karakter peserta didik yang memiliki rasa tanggung jawab, menanamkan budaya tertib, toleransi, dan kebersamaan. Dia berharap, program MBG menjadi kebiasaan baru dan kebiasaan yang perlu diteruskan.

Mu’ti mengungkapkan, sebagai integrasi dari program Makan Bergizi Gratis ini, Mendikdasmen mengatakan, pada bulan Desember nanti, Kemendikdasmen akan meluncurkan program tujuh kebiasaan anak hebat. Adapun tujuh kebiasaan tersebut adalah bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

“Nantinya, dengan tujuh kebiasaan ini akan terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah,” jelasnya.

Dia berpesan kepada peserta didik untuk selalu membiasakan makan sehat, bergizi dan halal. Menurutnya, untuk makan tidak tergesa-gesa, makan dengan sabar, dan dinikmati.

“Makanan yang sehat itu, pengaruhnya sangat kuat untuk tubuh kita. Tubuh kita sehat maka kita bisa banyak beraktifitas. Otak kita juga sehat, maka kita belajar juga jadi enteng,” katanya.

Kualitas Makanan

Sementara itu, Guru Besar Bidang Epidemiologi Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) Ririn Arminsih Wulandari mengatakan Program Makan Bergizi Gratis mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menurutnya, pemerintah mesti memastikan bahwa pangan yang disediakan dalam program tersebut tidak hanya bergizi tetapi juga aman untuk dikonsumsi.

“Hal ini menjadi tantangan yang besar, mengingat adanya wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang menjadi prioritas penerima manfaat,” ucapnya.

Dia menyebut, tenaga kesehatan lingkungan memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa setiap makanan yang diberikan melalui program ini aman, higienis, dan layak konsumsi, serta bebas dari kontaminasi. Dengan demikian, pengawasan terhadap standar higiene dan sanitasi pangan menjadi bagian integral dari kesuksesan program ini.

Ririn mengatakan mutu atau kualitas dan keamanan pangan menjadi suatu urgensi untuk diperhatikan agar makanan menjadi bermanfaat dan tidak menimbulkan risiko kesehatan. Hal ini sangat relevan dengan penerapan Persyaratan Kesehatan Pangan Olahan Siap Saji yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023, yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.

“Penting bagi setiap usaha pengolahan pangan siap saji untuk mematuhi regulasi tersebut,” terangnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

7 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...

Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bakal Segera Murah

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Sebut Harga Minyak Du...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.