Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OpenAI Hadapi Perlambatan Kemajuan dengan Mengembangkan Strategi Baru

📅 Minggu, 17 Nov 2024, 16:00 WIB | Oleh:
OpenAI Hadapi Perlambatan Kemajuan dengan Mengembangkan Strategi Baru Doc: gagadget.com
Ket. ilustrasi OpenAI ChatGPT

OpenAI, salah satu perusahaan terkemuka di bidang kecerdasan buatan, dilaporkan sedang menghadapi tantangan baru terkait perlambatan laju peningkatan kinerja model AI mereka. 

Dilansir dari TechCrunch,  model andalan terbaru OpenAI yang diberi kode "Orion" mungkin tidak akan menunjukkan lonjakan kemajuan sebesar yang terlihat pada peralihan dari GPT-3 ke GPT-4. Model ini memang lebih canggih dibandingkan model sebelumnya, namun para penguji internal menyatakan bahwa peningkatannya tidak sepadan dengan ekspektasi awal. Beberapa area, seperti kemampuan pemrograman, bahkan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan model sebelumnya.

Perlambatan ini menandai adanya perubahan dalam tren perkembangan AI, di mana setiap generasi model sebelumnya menunjukkan lonjakan yang jelas dalam kinerja dan kapabilitas. GPT-3, yang diluncurkan pada tahun 2020, adalah lompatan besar dari GPT-2, diikuti oleh GPT-4 yang dirilis pada 2023 dengan berbagai peningkatan signifikan. Namun, kali ini peningkatan yang dihasilkan oleh Orion tampaknya lebih lambat, mengindikasikan bahwa OpenAI mungkin mulai menghadapi keterbatasan dalam hal data pelatihan dan skala model.

Sebagai respons atas perlambatan ini, OpenAI dilaporkan telah membentuk tim khusus yang disebut "foundations team." Tim ini difokuskan untuk menemukan cara-cara baru agar perusahaan dapat terus mengembangkan model mereka di tengah terbatasnya ketersediaan data pelatihan baru. 

Salah satu strategi yang dipertimbangkan adalah menggunakan data sintetis yang dihasilkan oleh model AI lain untuk melatih Orion. Ide ini didasarkan pada potensi model AI yang mampu menciptakan data tambahan yang relevan dan bermanfaat bagi pelatihan meskipun pendekatan ini juga memiliki tantangan tersendiri terkait kualitas dan keakuratan data.

Selain itu, OpenAI juga berencana untuk melakukan lebih banyak perbaikan selama proses pasca-pelatihan. Tahapan ini melibatkan fine-tuning model setelah pelatihan utama selesai, dengan tujuan untuk meningkatkan performa di berbagai area spesifik. 

Dengan memaksimalkan proses ini, OpenAI berharap dapat mencapai peningkatan kinerja yang lebih signifikan meskipun data pelatihan baru semakin langka.

Menanggapi laporan mengenai model "Orion," OpenAI belum memberikan konfirmasi resmi. Sebelumnya, perusahaan sempat menyatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk merilis model dengan kode nama "Orion" pada tahun ini. Meskipun demikian, langkah-langkah strategis yang diambil OpenAI menunjukkan keseriusan mereka dalam mengatasi tantangan baru yang muncul di industri AI.

Perlambatan laju peningkatan kinerja model AI ini mungkin mengindikasikan fase baru dalam perkembangan teknologi AI. Para ahli industri memprediksi bahwa di masa depan, perbaikan akan semakin bergantung pada inovasi dalam metode pelatihan, pemrosesan data, dan teknik optimasi model, dibandingkan dengan hanya meningkatkan skala model seperti yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.