Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jatim-ITS Kaji Fenomena Lubang Penyedot Air di Blitar

📅 Rabu, 13 Nov 2024, 16:56 WIB | Oleh:
BPBD Jatim-ITS Kaji Fenomena Lubang Penyedot Air di Blitar Doc: (ANTARA/HO-BPBD Jatim)
Ket. Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto (kanan) meninjau lubang di Blitar, Jawa Timur.

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama dengan Tim Geofisika Institut Teknologi Surabaya (ITS) meninjau dan mengkaji fenomena lubang besar penyedot air sungai yang ada Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

 Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto didampingi Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bettriyanto dan Plt Kabid PK BPBD Jatim Dadang Iqwandy meninjau langsung kondisi lubang yang kini telah dibatasi garis polisi tersebut.

 "Viralnya temuan lubang besar yang menyedot aliran air Sungai Kaliasat di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dalam beberapa hari ini, direspons cepat BPBD Jatim dengan menghadirkan Tim Geofisika ITS Surabaya," katanya di Surabaya, Rabu.

 Ia mengatakan dengan menggunakan teknologi radar penembus tanah atau Ground Penetrating Radar (GPR) yang berfungsi untuk mendeteksi objek bawah permukaan.

 "Tim Geofisika ITS melakukan asesmen dan kajian sementara terhadap fenomena langka tersebut, termasuk kemungkinan potensi gerakan tanah," ujarnya.

 Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga berharap dengan menggandeng Tim ITS, bisa dilakukan kajian akademik yang mampu mengetahui fenomena apa yang sedang terjadi di Sungai Kaliasat ini.

 "Kami meminta masyarakat tetap mematuhi jarak garis polisi yang telah dipasang, agar terhindar dari kemungkinan yang tidak diinginkan. Apalagi saat ini sudah mulai musim hujan. Ancaman bencana hidrometeorologi bisa terjadi kapan saja," katanya.

 Kades Dawuhan Ahmad Muhibbudin menceritakan fenomena lobang di Sungai Kaliasat itu bermula saat terjadi hujan deras pada awal November lalu. Kala itu salah satu warganya menemukan lobang tersebut, yang kemudian semakin hari semakin lebar.

"Kami memang berharap ada kajian terkait lobang yang membuat tanah ambles ini. Apakah membahayakan bagi warga apa enggak," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.