Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangan Domestik Bisa Penuhi Program Makan Bergizi Gratis

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 00:45 WIB | Oleh:
Pangan Domestik Bisa Penuhi Program Makan Bergizi Gratis Doc: Antara
Ket. Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) meyakini produksi pangan dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat Presiden Prabowo, mengingat pada tahun 2025 tidak ada tantangan iklim yang mempengaruhi produksi hasil pertanian.

 “Untuk di 2025, kami dari Kementan sangat optimistis karena pertama kita insya Allah tidak ada kemarau, kemudian kita sudah melakukan beberapa program seperti pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, sehingga kita yakini untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis atau untuk mencukupi ketersediaan pangan kita,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Yudi Sastro, di Jakarta, Senin (11/11).

Seperti dikutip dari Antara, Yudi mengatakan Indonesia memiliki potensi produksi pangan yang besar karena saat ini ada 7,3 juta hektare lahan sawah, dan terus mengupayakan untuk menambah luas lahan itu di beberapa daerah.

Lebih lanjut, Yusi mengatakan saat ini pihaknya turut menggencarkan program intensifikasi di seluruh lahan baku sawah yang ada, dengan harapan bisa menaikkan produksi sebesar 0,2 ton per hektare. Ia mengungkapkan alasan produksi beras pada tahun 2023 yang sedikit menurun diakibatkan oleh fenomena alam El Nino, sehingga hal ini berdampak pada hasil produksi beras di Tanah Air.

Data BPS

Adapun merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras di Indonesia pada tahun 2023 yakni sebesar 31,10 juta ton. Angka ini dihitung dari produksi padi sebesar 53,98 juta ton gabah kering giling (GKG) yang dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk.

Sementara itu, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Nita Yulianis, menyampaikan guna menjaga produksi di tingkat produsen, pihaknya terus mengupayakan menjaga Nilai Tukar Petani (NTP) agar tetap stabil. Hal itu menjadi salah satu cara guna bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang dibuat Presiden dalam Asta Cita-nya.

 “Jika kita melihat data dari NTP, sejak 2022 NTP petani itu tidak pernah turun di bawah 100. Karena memang kita menjaga agar tidak di bawah harga pokok sehingga petani kita masih memiliki insentif dalam berproduksi.

 Sehingga itu juga akan mendorong kemandirian pangan karena lebih banyak lagi yang akan berproduksi,” kata Nita. Selain itu, Nita menyatakan berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), selama periode 2023–2024 Indonesia menjadi negara keempat produsen beras terbanyak dengan proporsi impor terhadap kebutuhan hanya 1,4 persen, serta secara kumulatif mampu menyuplai 6 persen terhadap kebutuhan beras global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

8 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...

Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bakal Segera Murah

23 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Sebut Harga Minyak Du...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.