Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TMMD Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Bantul dan Sleman

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 14:30 WIB | Oleh:
TMMD Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Bantul dan Sleman Doc: Dok. Istimewa

YOGYAKARTA—Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) digelar serentak di Kabupaten Bantul dan Sleman dengan menyasar pembangunan infrastruktur hingga penguatan kapasitas masyarakat perdesaan. Program selama 30 hari tersebut melibatkan TNI, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai unsur terkait.

Di Bantul, TMMD Reguler Ke-130 Tahun 2026 dipusatkan di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Kegiatan berlangsung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Bantul Afif Umahatun menekankan TMMD tidak sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat.

“Fungsi utama TMMD adalah sebagai perwujudan nyata kemanunggalan TNI sengan rakyat. TMMD adalah jembatan penghubung yang mempererat ikatan emosional dan gotong royong antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Afif Umahatun saat membacakan amanat Bupati Bantul.

Komandan Satgas TMMD Letkol Kav Fikri Nurheldi menyebut sekitar 300 personel gabungan dikerahkan setiap hari. Mereka berasal dari unsur TNI/Polri, instansi pemerintah daerah, aparat kalurahan, serta 140 warga setempat.

Sasaran fisik di Bantul meliputi pengecoran jalan sepanjang 290 meter, pengerasan jalan 200 meter, pembangunan talud 800 meter, serta perbaikan lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program tersebut juga disertai kegiatan nonfisik berupa edukasi untuk memperkuat ketahanan masyarakat.

Sementara itu, TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sleman dilaksanakan di Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, dalam periode yang sama.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan keterlibatan berbagai unsur dalam TMMD diharapkan mempercepat pembangunan, terutama di kawasan perdesaan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, terutama di wilayah pedesaan,” ujar Harda.

Pembangunan fisik di Sukoharjo mencakup pengecoran blok jalan sepanjang 315 meter, pembangunan talud 540 meter, pemasangan paving blok halaman masjid seluas 285 meter persegi, serta rehabilitasi dua unit RTLH.

Selain pembangunan infrastruktur, warga akan memperoleh penyuluhan wawasan kebangsaan dan keamanan serta ketertiban masyarakat. Kegiatan nonfisik juga menyasar pencegahan stunting melalui optimalisasi peran Posyandu dan Posbindu penyakit tidak menular.

Harda berharap pembangunan melalui TMMD dapat mendukung terwujudnya desa yang semakin mandiri sekaligus memiliki infrastruktur dan lingkungan yang lebih baik.

“Saya berharap hasil dari pelaksanaan program TMMD ini mendukung kalurahan di Kabupaten Sleman menjadi kalurahan mandiri, yaitu kalurahan yang memiliki ketahanan pangan, aksesibilitas yang baik, serta lingkungan yang sehat,” tutur Harda.

TMMD di Sleman didukung anggaran Rp525 juta, terdiri atas Rp75 juta dari APBD DIY dan Rp450 juta dari APBD Kabupaten Sleman. Masyarakat setempat turut memberikan dukungan logistik senilai Rp30 juta serta tenaga sekitar 20 orang per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Mawar de Jongh Rilis Single Terbaru “Oh Semoga”

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Nasional
Menko PM Dorong Pemberdayaa...
Megapolitan
Polres Tangerang Edukasi 23...
Luar Negeri
KBRI: Dua WNI Terluka dalam...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.