- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pakistan Batasi Aktivitas ...
Pakistan Batasi Aktivitas Warganya Akibat Polusi Udara
Selasa, 12 Nov 2024, 02:30 WIBLAHORE â Pemerintah Provinsi Punjab di Pakistan pada Senin (11/11) melarang sebagian besar kegiatan di luar ruangan dan memerintahkan toko-toko, pasar dan mal di beberapa daerah untuk tutup lebih awal untuk mengekang penyakit yang disebabkan oleh polusi udara yang intens.
Provinsi tersebut juga telah menutup lembaga pendidikan dan tempat umum seperti taman dan kebun binatang hingga 17 November di beberapa tempat termasuk Lahore, kota paling tercemar di dunia dalam hal kualitas udara, menurut peringkat langsung grup Swiss IQAir.
âDistrik Lahore, Multan, Faisalabad dan Gujranwala, telah mengalami peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam jumlah pasien yang menderita penyakit pernapasan, iritasi mata dan tenggorokan, serta penyakit mata merah,â kata Pemprov Punjab dalam sebuah perintah yang dikeluarkan pada Minggu (10/11) malam.
Kualitas udara di Lahore pada Senin dilaporkan tetap pada kondisi berbahaya dengan skor indeks lebih dari 600, menurut IQAir. UNICEF pada Senin juga menyerukan upaya yang lebih besar untuk mengurangi polusi dan melindungi kesehatan anak-anak di Punjab, dengan mengatakan bahwa lebih dari 11 juta anak di bawah usia lima tahun berada dalam bahaya karena mereka menghirup udara beracun.
Beberapa bagian Asia selatan diselimuti kabut beracun setiap musim dingin karena udara dingin memerangkap debu, emisi, dan asap dari kebakaran pertanian.
Punjab menyalahkan polusi udara beracun yang terjadi tahun ini merupakan kiriman dari India, dan telah mengatakan akan menyampaikan masalah ini ke negara tetangga melalui kementerian luar negerinya. SB/ST/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
CEO Danantara: Saham Perbankan RI Masih di Bawah Harga Wajar
-
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalteng Gelontorkan 1.600 Ton Beras SPHP
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Sultan Oman Upayakan Mediasi Krisis AS-Iran
-
Teknologi Avatar 3D Pemain Tayangan VAR Piala Dunia 2026 Lebih Akurat
-
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Bahlil Garansi Pertalite dan Solar Tidak Naik
-
Pendapatan Tambang Anjlok, Pemprov NTB Mulai Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.