Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Krisis Air Bersih di Bali, Koster Tawarkan Pipanisasi Sedangkan Muliawan Desalinasi

📅 Minggu, 10 Nov 2024, 04:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Krisis Air Bersih di Bali, Koster Tawarkan Pipanisasi Sedangkan Muliawan Desalinasi Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Debat kedua Pilkada Bali yang digelar KPU Bali di Denpasar, Sabtu (9/11/2024).

Denpasar - Dua pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dalam debat kedua pilkada setempat menawarkan gagasan berbeda untuk penanganan krisis air bersih di sejumlah daerah.

Calon Gubernur Bali Nomor Urut 02 Wayan Koster di Denpasar, Sabtu, sebagai penanggap pertama menawarkan perluasan pipanisasi dari sumber air ke daerah krisis.

“Prioritas kami bagaimana distribusi air, program pipanisasi dari sumber air ke wilayah-wilayah kering terutama hotel atau usaha wisata bisa terpenuhi dan melakukan larangan mengambil air tanah yang merusak ekosistem,” kata dia.

Menurutnya pipanisasi adalah solusi, sebab di beberapa titik di Bali seperti Karangasem terjadi krisis air bersih di Kubu namun melimpah sumber air di Abang, Rendang, dan Bebandem.

Begitu pula di kawasan pariwisata, dimana sebenarnya Bali tidak kekurangan air dan debit air melebihi kebutuhan.

“Di Karangasem ada bendungan harus dilakukan pipanisasi ke wilayah Kubu agar disana 5 tahun ke depan tuntas masalah air bersihnya, begitu juga di Tejakula, Buleleng,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Bali Nomor Urut 01 Made Muliawan Arya menawarkan desalinasi atau perubahan air laut menjadi tawar.

Dari catatannya, di Bali Selatan banyak hotel yang mengambil air dari air tanah, senada dengan Wayan Koster menurutnya ini harus dihentikan.

Namun gagasannya pipanisasi bukan solusi, melainkan desalinasi air laut, reboisasi di Bali Selatan, dan penanaman biopori massal.

“Penanaman biopori masal setiap hotel-hotel, juga instruksikan kepada masyarakat menanam biopori masal, selanjutnya air laut kami ubah jadi air tawar, juga harus pembuatan tempat penampungan air untuk air hujan,” ujarnya.

Kedua paslon Pilkada Bali dipertemukan oleh KPU Bali dalam debat kedua dengan tema Menyikapi Dinamika Otonomi Daerah dengan lima subtema di dalamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Daerah Diminta Siapkan Anggaran untuk Menangani Penyakit TBC

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Daerah Diminta Siapkan Angg...
Luar Negeri
Salah Satu PM yang Pernah A...

Putin Kunjungi Kepulauan Kuril, Jepang Meradang!

36 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Putin Kunjungi Kepulauan Ku...
Olahraga
Festival Sepak Bola Rakyat ...
Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.