Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Pelayanan Anak di Jatim Ini Bisa Jadi Percontohan

📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Pelayanan Anak di Jatim Ini Bisa Jadi Percontohan Doc: ANTARA/Indra Setiawan
Ket. Menteri PPPA Arifah Fauzi berkunjung ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Sabtu.

Surabaya - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyebut pelayanan anak di Jatim bisa menjadi percontohan menyusul standar pelayanan yang diberikan sudah cukup bagus.

"Pesan khusus untuk Pemprov Jatim, luar biasa pelayanannya. Bagus sekali anak-anak terawat dengan baik," katanya di sela mengunjungi UPT. Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Sabtu.

Ia mengemukakan, ketulusan dari para karyawan UPT tersebut sangat luar biasa bisa menjaga anak-anak dengan hati bukan hanya sekadar bekerja.

"Saya melibat bapak ibu bekerja dengan hati dan menganggap sebagai kegiatan kemudian dengan kekuatan kesabaran dan kesehatan semuanya," ujarnya.

Ia mengatakan, dengan adanya kunjungan ke rumah aman dalam kondisi berbeda, Jatim bisa menjadi percontohan provinsi lainnya.

"Tentunya dengan kolaborasi dai perbaikan lainnya yang dibutuhkan supaya bisa difasilitasi," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, dalam kesempatan yang sama mengatakan Jawa Timur ini komplit jadi hari ini Menteri PPPA diajak ke rumah aman untuk anak berhadapan hukum yang laki, kemudian juga rumah aman untuk korban perempuan.

"Kemudian di Surabaya juga sempat melihat bagaimana Provinsi Jawa Timur memberdayakan perempuan dalam keterbatasan. kami ingin menyampaikan bahwa banyak anak-anak balita yang tidak dikehendaki oleh orang tuanya terlahir, itu ada di seluruh Jawa Timur dan kita sudah bekerjasama dengan seluruh dina sosial bahwa kalau ada bayi yang dibuang, kemudian ditemukan dan sebagainya harus dimasukkan di PSAB ini," katanya.

Ia mengatakan anak-anak tersebut nantinya akan dirawat dan dicarikan pengadopsi yang bertanggungjawab. Ini tentunya proses yang sangat panjang supaya anak-anak tersebut dipastikan untuk mendapatkan orang tua yang tepat guna memberikan kasih sayang.

"Kami juga telah memberikan penguatan bahwa LKSA (lembaga kesejahteraan sosial anak)  panti swasta di seluruh Jawa Timur supaya berhati-hati dan berkomitmen apabila memperpanjang LKSA harus selesai urusan anak, tidak ada kekerasan di dalamnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.