Dorong Literasi Digital dan Keamanan Informasi
📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim PenulisKenapa nomenklatur Komunikasi dan Informatika diubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital?
Perubahan nomenklatur tersebut untuk menjawab perkembangan teknologi dan zaman yang kini telah berbasis digital. Artinya, komunikasi memang ke depan juga tentu berbasis digital dan juga kita tahu tadi kemarin PR kita adalah bagaimana mengamankan data-data kita itu juga terkait dengan digital dan pemerintahan yang efisien efektif itu juga bisa dilakukan dengan juga menerapkan digital.
Selain itu, isu digitalisasi merupakan salah satu fokus yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Jadi, memang sudah menjadi fokus sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo bahwa kita juga akan menitikberatkan kepada digital, jadi nama Kementerian Komunikasi dan Informatika diubah menjadi nama Kementerian Komunikasi dan Digital, disingkatnya Komdigi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Apa fokus Anda di 100 hari kerja?
Tentu termasuk menciptakan ruang digital yang aman dan pemerataan internet di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).
Saya sesuai pesanan.Pesanan itu keinginan masyarakat banyak yang kita coba tampung selama saya di Komisi I juga sangat banyak, di antaranya memang keamanan digital itu beberapa yang dititipkan secara serius. Salah satu fokus utamanya juga adalah memerangi kejahatan digital yang menjadi sorotan masyarakat, seperti judi online dan pinjaman online ilegal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Isu keamanan digital merupakan amanat serius yang diterima dari publik selama dia menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR. Tentu tidak hanya berfokus pada isu-isu tersebut, namun juga program untuk mewujudkan internet yang ramah anak.
Perlindungan terhadap anak-anak dari ancaman di dunia digital, seperti pornografi, kekerasan, perdagangan anak, hingga kejahatan terkait perdagangan manusia juga menjadi prioritas dalam pembenahan ruang digital.
Saya juga tentu fokus pada bagaimana meningkatkan pemerataan konektivitas internet di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah 3T.
Saya berharap bersama dengan wakil menteri berencana mengunjungi wilayah-wilayah tersebut, khususnya di bagian timur Indonesia, untuk memeriksa kualitas koneksi internet. Dengan harapan bahwa ke depan kalau kita mau basisnya digital, koneksi harus merata dan juga cepat. Saat ini, kita sudah sampai 98 persen koneksi, tapi cepatnya belum merata.

Bisa dielaborasi lagi terkait pemerataan akses internet yang masih menjadi masalah selama ini?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!